Daftar Review

Kamis, 19 Desember 2013

Infinitely Yours - Orizuka

Judul               : Infinitely Yours
Pengarang      : Orizuka
Penerbit         : Gagasmedia
Tebal              : 294 halaman

Sinopsis :
Orang bilang, pertemuan pertama selalu kebetulan. Tapi, bagaimana caramu menjelaskan pertemuan- pertemuan kita selanjutnya? Apakah Tuhan campur tangan di dalamnya?
Kita bukanlah dua garis yang takn sengaja bertabrakan. Sekeras apapun usaha kita berdua, saling menjauhkan diri – dan menjauhkan hati – pada akhirnya akan bertemu kembali.
Kau tak percaya takdir, aku pun tidak. Karenanya, hanya ada satu cara untuk membuktikannya….
Kau, aku, dan perjalanan ini.
영원한 그대의 사랑

(yeong-wonhan geudaeui sarang- cintamu selamanya)


Review :
Jingga sangat bersemangat mengikuti tur ke Korea tahun ini. Sebenarnya ia sudah pernah mengikuti tur dari agen tur yang sama. Hanya saja kali ini berbeda. Tujuan utama Jingga mengikuti tur ini adalah untuk bertemu dengan Kang Yun Jae, tour guide mereka selama di Seoul nanti. Pesona Yun Jae telah menghipnotis Jingga. Jingga yakin bahwa Yun Jae adalah pangeran berkuda putih yang diciptakan untuknya. Jadilah sekarang Jingga berada dalam pesawat terbang menuju Seoul.

Setelah menunggu lama sambil memainkan game yang ada di PSP nya, barulah Jingga kalang kabut karena waktu penerbangan semakin dekat. Untunglah ia bertemu dengan Pak Darma, tour leader rombongan mereka. Jingga yang ceroboh tidak memperhatikan itinerary  tahun ini – yang sudah berubah – dengan seksama.

Entah itu kebetulan atau apa, pasangan tur Jingga adalah Narayan Sadewa, pria yang sempat menabrak Jingga hingga PSP Jingga terjatuh. Karena perawakannya yang terlalu dewasa, Jingga memanggilnya Om padahal usia mereka hanya terpaut tiga tahun. Jingga yang ceria menjadi pasangan tur yang sangat mengganggu Rayan.

Rayan sendiri sudah dipusingkan dengan tur ini. Ia tidak pernah menyukai Korea. Alif, rekan kerjanya yang ia minta untuk mengurus keberangkatannya ke negeri ginseng itu malah mendaftarkannya ikut tur, bukannya membeli tiket biasa. Mungkin sudah takdirnya ia bertemu dengan Jingga yang hiperaktif ini. Tapi ia tidak peduli. Tujuan utamanya datang ke Seoul adalah mencari Mariska, mantan kekasihnya yang meninggalkannya dan akan menikah dengan pria Korea.

Rayan berencana kabur dari tur. Namun tidak segampang itu jika Jingga yang menjadi pasangan turnya. Menurut Jingga, sebagai pasangan (tur) yang baik, mereka harus saling menjaga. Meski awalnya merasa terganggu, Rayan bersyukur juga kelinci Energizer (julukan yang diberikan Rayan kepada Jingga) ikut. Pasalnya Rayan tidak mengerti bahasa Korea. Dengan adanya Jingga, gadis itulah yang menjadi penerjemahnya.

Gadis di sampingnya ini memang aneh, tapi kadang- kadang, justru keanehan itulah yang membuatnya menarik. (hal. 171)

Rayan memang masih belum terbiasa,tapi entah mengapa ia tidak merasa keberatan berada di dunia baru ini. (hal. 171)

Saat urusan Rayan telah selesai, mereka berencana menyusul rombongan. Sayangnya, rombongan tidak lagi berada di Seoul, melainkan di Gunung Seorak. Jingga sempat dimarahi oleh Yun Jae. Plus Jingga dan Rayan tidak bisa menyusul mereka sekarang. Kenyataan itu diperlambat saat dompet Rayan dicopet. Maka, hingga mereka mengurus kehilangan dokumen penting Rayan di kedutaan, tur kali ini pun diubah oleh Jingga menjadi tur romantisme Korea dengan Jingga sebagai pemandunya.

Selama dua puluh delapan tahun hidupnya, saat keluar rumah, ia tidak pernah memakai pakaian lain selain kemeja. Sekarang, ia harus memakai hoodie, berwarna ungu tua, bergambar kartun, dan berpasangan pula? (hal. 126)

Rayan tidak peduli dengan turnya sekarang. Akan tetapi ia juga tidak bisa berbuat apa- apa selain menunggu esok hari. Perlahan sikap acuh Rayan mulai luntur. Tanpa sadar ia mulai menikmati perjalanannya bersama Jingga, menerima apa saja yang dibelikan oleh Jingga. Dalam waktu yang singkat itu, banyak hal yang telah mereka lalui bersama hingga waktunya kembali ke rombongan dan melanjutkan tur mereka.

Apakah tur romantisme Korea itu mengubah keduanya? Bagaimana dengan Yun Jae yang menghadapi dua peserta turnya yang bandel itu? Ikuti serunya perjalanan Rayan- Jingga dalam Infinitely Yours.
sumber foto di sini edited by me

Lagi, novel Mbak Orizuka berhasil mencuri perhatian saya. Kali ini dengan tema liburan. Ceritanya dikemas dengan apik. Ada bagian yang bisa membuat saya tertawa sendiri. Mengenai gaya berceritanya, jangan ditanya lagi. Menarik dan tidak kaku sehingga mudah diikuti. Petualangan Jingga dan Rayan seru banget. Baru mendekati akhir cerita, jadi terkesan lebih serius.

Karakter Jingga yang sangat ceria mungkin akan sangat mengganggu bagi orang tipe serius dan tidak banyak bicara seperti Rayan. Perpaduan yang unik. Jingga yang sangat bersemangat dan aktif juga membangkitkan semangat baca saya. He he.. Saya suka dengan karakter Jingga. Boleh dibilang, nggak seru malah kalau tipe ceria seperti Jingga ini tidak muncul dalam cerita. 

Menurut saya sih, recommended deh bagi teman- teman pecinta romance  ataupun penyuka cerita yang bernuansa Korea. Selamat membaca J

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar