Daftar Review

Senin, 06 April 2015

A Singapore Love Story - Low Kay Hwa

Judul                  : A Singapore Love Story
Pengarang          : Low Kay Hwa
Penerbit              : Goody Books
Tebal                  : 128 halaman
Sumber              : pinjam dari Jesie

Sinopsis :

“Someone once told me this: Love is a rubber band. It can either be stretched to its limit so that it can hold the most number of things, or it can be stretched till it breaks. If you stretch till it breaks, it means that the relationship will not last. The one who stretches the rubber band is reality. No matter how much two lovers love each other, reality will stretch that love. Whether it holds or breaks doesn’t just depend on how strong the love is. It depends on how aggressive reality is stretching as well. If the rubber band has broken, there is no way to fix it.”

“Have you broken a rubber band before?”

“Who hasn’t?”
Review :

Novel ini merupakan salah satu novel karangan penulis asal Singapura dan berbahasa Inggris. Namun karena bahasa Inggris saya boleh dibilang pas- pasan, jadilah review ini saya tulis dalam Bahasa Indonesia. Selamat membaca ^^

Valerie adalah salah satu sosok murid teladan dengan prestasi yang membanggakan. Ia juga lahir dari keluarga yang berada. Ia mulai dibuli saat ia duduk di bangku SD oleh temannya yang bernama Michael. Karena pertemuannya dengan Michael selalu saat Valerie melibatkan mi, Michael memanggilnya Noodles.

Seakan penderitaan selama mengenal Michael belum cukup, mereka bertemu lagi saat duduk di bangku SMP. Perlahan sikap usil Michael terhadap Valerie berubah menjadi cinta dan selalu berusaha melindungi Valerie. Valerie juga merasakan hal yang sama. Mereka pun pacaran. Sementara Michael memanggil Valerie dengan sebutan Noodles, Valerie memanggilnya Rice.

That day, when you had a seizure, I broke out of the window to find help. We were on the second storey. I asked myself what I was doing. Then I realized I wanted that girl in the room to survive, because I needed to bring her to a country with snow. That was what happened. I was waiting for you to ask me what happened. (hal. 36)

Hubungan mereka mengalami pasang surut. Valerie yang berubah menjadi wanita materialistis kepergok  bersamaan dengan teman kampusnya (pria) saat Michael kembali dari wajib militer untuk menemui Valerie. Namun Valerie berhasil meyakinkan Michael bahwa ia hanya mencintai Michael.

Selain itu, hubungan mereka pun ditentang oleh orang tua Valerie. Mereka belum siap untuk menyerahkan putri semata wayang mereka pada pria seperti Michael yang mereka anggap tidak memiliki masa depan.

Because ever since I held your hand, I’ve been trying my very best to ensure that I will support and protect you. I don’t want to just be your boyfriend. I want to be someone you can depend on; someone you turn to when you have problems. Just give me time. We’re still young.

My mother is not happy about our relationship,I said matter-of-factly.

I’m not dating your mother.

I eyed the laksa in front of me.

Trust me, Noodles.Michael placed a hand on my shoulder. “I’ll work very, very hard. Not for me, but for us.” (hal. 47)

Saat Michael melamar Valerie, kekasihnya itu juga menolaknya. Valerie mengatakan bahwa ia bersedia menikah dengan Michael saat Michael sudah mapan dan memiliki kondisi keuangan yang stabil. Sejak itu Michael lebih bekerja keras. Ia bekerja sebagai staf marketing sebuah bank di Singapura.

Usaha dan kerja keras Michael membuahkan hasil. Kedua orang tua Valerie akhirnya merestui hubungan Michael dan Valerie. Mereka merencanakan pernikahan.

Sayangnya, tepat sehari sebelum hari bahagia itu, salah satu di antara mereka meninggal. Bagaimana kelanjutan kisah cinta yang penuh perjuangan antara Michael dan Valerie? Ikuti kisah mereka dalam A Singapore Love Story.

Novel berbahasa Inggris pertama yang berhasil saya baca *tiup terompet ^^*
Secara keseluruhan, saya menyukai novel ini. Saya berbagi pendapat saya mengenai novel ini ke dalam beberapa poin, yaitu :

Y Cerita
Saya cukup menikmati kisah cinta Valerie dan Michael yang manis. Michael si bad boy yang ganteng dan Valerie yang polos. Saya juga menikmati dialog- dialog mereka yang khas Singapura itu. Biasa hanya menonton film saja, kali ini membaca novel karangan pengarang setempat memberi kesan tersendiri.

Hanya saja, saat sampai di bagian Valerie ‘terbang’ ke dunia Michael dan membantu Michael hingga Michael menjadi pesulap terkenal, saya jadi kurang menikmati. Saat sudah memasuki bagian akhir cerita dan saya sudah mulai mengerti, baru deh saya kembali menikmati cerita.

Y PoV
Novel ini ditulis dengan menggunakan sudut pandang Valerie dan Michael dimana sudut pandang Valerie lebih dominan. Di sinilah kerennya penulis, dari sudut pandang ini mampu menciptakan twist yang membuat pembaca harus kembali membuka halaman kelima, di mana awal cerita ini dimulai. Baru deh saya sibuk ber-o ria.

Y Tata bahasa dan gaya penulisan
Dari tata bahasa, saya tidak banyak berkomentar secara saya tidak begitu pandai dalam Bahasa Inggris. Hanya saja saya bisa mengerti dan menikmati cerita Noddles dan Rice :D

Untuk gaya penulisan, di awal bab, pembaca tidak akan menemukan kata ‘Prologue’ atau ‘Chapter 1’ melainkan ‘Chapter -5’ . Baru kali ini saya membaca novel yang diawali dengan Bab -5. Keren juga J

Y Cover
Mengapa cover depannya harus begitu sih? (hanya yang sudah baca yang tahu..hehe..)

Y Budaya setempat
Membaca novel ini membuat pengetahuan saya (yang minim sekali) mengenai Singapura bertambah.


So, terima kasih kepada Jesie yang sudah dengan semangat merekomendasikan dan meminjamkan novel ini ^^    3,5  dari 5 untuk Michael dan Valerie yang bikin senyam senyum saat saya mengikuti kisah cinta mereka <3


6 komentar:

  1. Yg plg sya suka dr review ini adlh sunber : pnjam dr jesie. Lol. #narsis

    BalasHapus
    Balasan
    1. maunya ya..wkwwk..but thanks udah direkomendasiin ^^

      Hapus
  2. Ada jual buku low kay hwa?

    BalasHapus
  3. Ada jual buku low kay hwa?

    BalasHapus
  4. Ada jual buku low kay hwa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. haii..ngga ada sis..tpai bisa beli ebooknya di Google Play :)

      Hapus