Daftar Review

Kamis, 09 Mei 2013

Big Brother Complex - Primadonna Angela


Judul                  : Big Brother Complex

Pengarang          : Primadonna Angela

Penerbit             : PT Gramedia Pustaka Utama

Tebal                 : 320 halaman




Sinopsis :
Sudah lama Monique pengin punya abang. Maka saat bertemu Rich – cowok ganteng yang menurutnya “sempurna”, Monique alias Nikki langsung menodong Rich jadi abangnya. Saking percayanya pada Rich, Nikki bercerita tentang cowok yang ia taksir – Nathaniel. Sayangnya Rich langsung menyebarkannya, tanpa sadar bahwa Nikki memang serius, bukan sekadar mengidolakan Nathan yang penyanyi terkenal itu! Nikki yang dipanggil “dukun palsu” karena gemar mengenakan pakaian hitam dan meramal menggunakan Tarot jadi kesal. Banyak yang meledeknya karena berani naksir Nathan.

Saat Nathan memintanya jadi pacarnya, Nikki langsung setuju. Semenjak pacaran dengan Nathan, Nikki menjadi lebih modis dan “gaul”. Dia bahkan diterima dalam geng cewek- cewek populer di sekolahnya, hal yang ia idam- idamkan sejak dulu.

Apa Nikki puas menjadi cewek ngetop walaupun rengan risiko kehilangan sahabatnya, Savitri dan Rich? Apa berpacaran dengan Nathan bisa membuat Nikki sembuh dari Big Brother Complex-nya? Baca dan temukan sendiri jawabannya!


Review :
Menjadi cewek yang dianggap aneh itu sesuatu banget ya. Itulah yang dirasakan oleh Monique alias Nikki. Dia sering dijadikan bahan ledekan teman- temannya, terutama Shandi, cewek cantik bak model di kelasnya. Di kelas, hanya Savitri yang mau bersahabat dengannya. Nikki sendiri pun bingung, mengapa Savitri yang jauh berbeda dengannya mau bersahabat dengannya. Tapi Nikki bersyukur. Setidaknya ia tidak sendirian. Dan, oh ya, masih ada Rich, ‘abang’nya yang selalu menjadi tempat sandaran yang baik. Rich bukan abang kandung Nikki, tapi ia sangat baik dan perhatian terhadap Nikki. Ia punya panggilan khusus kepada adiknya, yaitu Carrisa. Nikki sendiri tidak tahu alasan apa yang membuat dirinya dipanggil dengan nama yang bukan namanya.

Seaneh- anehnya Nikki, ia tetaplah cewek SMA biasa yang bisa naksir sama cowok. Dan cowok yang ia taksir itu bintangnya kota Bandung. Nathan namanya. Ia teman Rich, satu sekolah dengan Nikki. Setiap hari, Nikki hanya bisa melihat Nathan dari kejauhan. Rich kira rasa suka Nikki terhadap Nathan hanya sebatas kagum, jadi ia menceritakan hal itu ke Setyo, embernya sekolah. Bisa ditebak, berita itu menyebar dengan cepat bak virus. Jadilah Nikki semakin diledek.

Namun keajaiban itu benar- benar ada. Tak lama setelah peristiwa itu, Nathan mengungkapkan perasaannya pada Nikki. Nikki tentunya senang sekali. Yang diinginkannya terwujud. Maka jadilah mereka pacaran. Namun pacaran dengan Nathan tidak membuat Nikki bahagia. Demi menyenangkan Nathan, ia rela mengubah karakternya. Nikki yang biasanya tidak menyukai warna pastel dan cerah, kini menjadi Nikki yang modis dengan pakaian yang cerah dan aksesoris yang girly. Nikki bahkan menjadi dekat dengan Maddy (ibu kandung Nikki yang Nikki tidak suka), padahal jika Maddy datang berkunjung, Nikki akan berada dalam jarak sejauh mungkin dengan Maddy.

Tidak hanya itu, persahabatan Nikki dengan Savitri pun retak. Savitri hanya mencoba menjelaskan realita yang ada, Nikki malah menganggap Savitri tidak berbahagia untuknya. Bahkan Rich pun menjauh darinya. Nikki yang sekarang telah berubah.

Dan setelah semua yang dilalui, Nikki tidak tahan. Ia menumpahkan semuanya pada Mamah (ibu tirinya sekaligus ibu favorit Nikki kalau disuruh memilih antara Mamah atau Maddy). Namun penyesalan selalu datang terlambat. Saat Nikki menyadari ia tidak mencintai Nathan, dan cowok yang sebenarnya ia cintai, Rich, pergi meninggalkannya ke New York, apakah Nikki akan kehilangan segala yang berharga? Apakah semuanya benar- benar terlambat?



Ini novel kedua Mbak Primadonna Angela yang saya baca setelah Kotak Mimpi. Membaca bab- bab awal novel ini , entah mengapa saya kurang tertarik. Mungkin dari gaya penulisan dan bahasanya yang saya kurang suka. Sempat terpikir untuk tidak melanjutkan baca novel ini, tapi saya tetap mencoba untuk membacanya hingga habis.

Memasuki pertengahan cerita, saya mulai tertarik untuk membaca lebih jauh. Dan semakin ke halaman belakang, ceritanya semakin oke. Saat konflik mulai muncul pun saya dapat menikmatinya hingga ke penyelesaian dan akhir cerita.

Kejadian yang dialami oleh Nikki juga bisa menjadi pembelajaran bagi kita, terutama yang masih muda. Jadilah diri sendiri dan hindari yang namanya mamanfaatkan orang lain demi kesenangan sendiri.  Secara keseluruhan, teenlit ini bagus untuk dibaca. Selamat membaca J

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar