Daftar Review

Kamis, 11 Oktober 2012

3600 Detik - Charon




Judul                  : 3600 Detik

Pengarang          : Charon

Penerbit             : PT Gramedia Pustaka Utama

Tebal                 : 208 halaman






Sinopsis  :
Sandra sangat terpukul ketika orangtuanya bercerai…. Dan hatinya semakin sakit ketika ayahnya memutuskan ia harus tinggal bersama ibunya, yang selama ini tak pernah dekat dengannya. Kemarahan yang menggelora menjadikan Sandra remaja yang bandel. Berulang kali ia dikeluarkan dari sekolah karena kenakalannya di luar batas.
Akhirnya ibunya memutuskan untuk pindah kota. Mungkin suasana dan lingkungan baru akan mengubah perilaku putrinya. Namun di sekolahnya yang baru ini Sandra sudah bertekad untuk membuat dirinya dikeluarkan lagi. Ia bertekad akan membuat ulah agar pada guru tak tahan terhadapnya. Namun ia salah perkiraan. Pak Donny, sangat sabar menghadapinya. Wali kelasnya itu berpendapat, mengeluarkan Sandra berarti menuruti keinginan anak bandel ini.
Namun, lambat laun Sandra berubah. Orangtua maupun gurunya heran. Mereka yakin, Leon- lah yang membuat gadis itu berubah. Mereka juga bertanya- tanya, kenapa Leon bisa bersahabat dengan Sandra, sementara murid- murid yang lain justru menjauhi gadis urakan itu. Apa yang membuat Leon tertarik padanya, padahal keduanya bagaikan langit dan bumi. Leon adalah anak rumahan yang manis, bintang pelajar, sopan, tekun… berbeda seratus delapan puluh derajat dengan Sandra….
Review :
Apa yang akan terjadi ketika seorang troublemaker dipertemukan dengan seorang yang smart? Itulah yang terjadi pada Sandra. Ia korban dari perceraian orangtuanya. Ia tidak menyukai ibunya. Padahal mereka tinggal seatap. Jadilah setiap hari dilalui dengan pertengkaran ibu dan anak. Tidak hanya di rumah, Sandra juga menjadi murid yang nakal di sekolahnya. Sudah puluhan kali ia dipindahkan. Setiap sekolah yang pernah dimasukinya tidak mampu membuat ia bertahan lebih dari sepuluh hari. Ada saja ulahnya. Hingga kali ini ketika ibunya memutuskan untuk pindah kota. Ini berarti Sandra harus pindah ke sekolah yang baru lagi.
Seperti biasa, Sandra mencoba melakukan hal- hal yang akan membuat ia dikeluarkan dari sekolah. Mulai dari membolos hingga tidak mengindahkan peringatan dan hukuman dari Pak Donny, wali kelasnya. Namun wali kelasnya ini sangat bijak. Ia bersikeras untuk tidak mengeluarkan Sandra.
Kekesalan Sandra semakin bertambah saat seorang cowok anak kelas sebelah malah mengajukan diri untuk menjadi temannya. Sandra merasa ia tidak perlu teman. Terlebih lagi cowok itu, Leon namanya, adalah murid teladan di sekolahnya. Namun Leon tetap ingin berteman dengan Sandra.
Akhirnya, Sandra menerima ajakan dari Leon untuk berteman. Sandra yang tidak punya teman karena sikapnya yang brutal senang sekali mendapat teman seperti Leon. Leon juga demikian. Ia yang tidak memiliki teman karena penyakit yang dideritanya kini punya teman yang mau menerima dirinya apa adanya.
Bersama dengan Leon, Sandra mulai meninggalkan kebiasaan buruknya. Bersama dengan Sandra, hidupnya terasa lebih ‘hidup’. Sandra tidak pernah bosan menemani Leon saat cowok itu melakukan pemeriksaan di rumah sakit. Hari- hari mereka dilalui dengan gembira.
Ketika 3600 detik teristimewa itu dilalui bersama, akankah kesempatan itu datang lagi? Baca kisah selengkapnya di 3600 Detik.
Novel tipis ini saya habiskan seharian. Acara baca ulang nih karena saya sudah lupa ceritanya seperti apa dan juga kali ini sudah terbeli (hari itu pinjem. Hehe..) Seperti biasa, karya- karya dari Mbak Charon selalu membuat saya merasa ada yang berbeda di setiap novelnya. Itulah sebabnya saya selalu menunggu novel terbaru dari Mbak Charon.
3600 detik menceritakan tentang kisah persahabatan dua manusia yang latar belakangnya jauh berbeda. Sandra dan Leon (akhirnya) sama- sama menikmati manisnya masa remaja mereka.
Awalnya saya sempat geram sama Sandra. Asli bandel abis. Namun perlahan saya mulai terbiasa dengan kelakuan cewek itu. Beruntung Sandra bertemu dengan Leon yang mampu mengubahnya menjadi pribadi yang positif.
Ceritanya menarik untuk diikuti dan penuturannya sederhana. Ceritanya mengharukan. Membaca bagian terakhir novel ini membuat saya teringat lagu yang berjudul Li Kai De Li You nya Wax. Lagu yang mellow, pas sama situasinya yang juga lagi menganyutkan. Sayangnya saya merasa sedikit terganggu dengan tanda seru yang bertaburan di hampir setiap dialog. Mengapa harus tanda seru? Selebihnya sih oke.

Ternyata teenlit ini juga diterbitkan di Malaysia lho. Judulnya 3600 Saat. Keren kan? Suatu prestasi bagi karya anak bangsa. Inilah salah satu recommended  teenlit dari saya kali ini. 
Selamat membaca teman- teman.
Ditunggu karya terbarunya ya, Mbak J

sumber gambar 3600 Saat di sini

5 komentar:

  1. Cantik yang cover Indonesia, tapi lebih manis cover yang malaysia :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lbh soft ya cover versi Indo..hehe..yg versi Malaysia lbh ceria..

      Hapus
  2. hai ertalin salam kenal ya, ak Sulis dari kubikelromance.blogspot.com

    udah lama nggak baca teenlit nih, baru tahu kalau teenlit di suka juga sama orang Malaysia, hebat! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mbak Sulis..

      iya nih, sy jg baru tau.. keren ya..hehe..

      o ya, aku udh liet blognya Mbak n udh follow jg :)
      btw, Mbak yg kemaren menang KuisTWAJA jg ya?

      salam kenal :D

      Hapus
    2. iya, hehe, kamu juga menang? :)

      Hapus