Daftar Review

Selasa, 11 September 2012

Amore : Jejak Kenangan

•• Jejak Kenangan ••
•• Rina Suryakusuma ••
••PT. GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA ••
•• 264 halaman ••
Halo September :)
Mengawali September Ceria, postingan pertama saya di bulan ini adalah novel berjudul Jejak Kenangan yang baru selesai saya baca setelah tertunda beberapa saat. Senangnya lagi, novel ini saya temukan di rak Trimedia di Mal SKA dengan label diskon 50%. Langsung deh diambil. He he..
Well, sebelum memulai review, intip dulu yuk sinopsis ceritanya. Ini dia :
Duka masa lalu membayangi Allysa Gumulya. Berawal dari ayah yang tak pernah dikenalnya, kepergian ibunda yang sangat dicintainya, juga masa remaja penuh keprihatinan karena perbuatan gadis kejam yang tak berperasaan.
Ally bersumpah, demi malam yang dilaluinya dengan tangis, kesempatan untuk membalas luka masa lalunya akan tiba.
Dan saat yang ditunggu itu memang tiba. Gadis masa lalu itu, Nadia Wibrata, hadir sebagai tunangan Ivan Adidjaja, pria yang sangat Ally cintai.
Solusinya terasa sangat mudah untuk Ally. Rebut Ivan, buat pria itu mencampakkan Nadia. Tapi, tidak semua kejadian berjalan seperti yang Ally rencanakan. Ketika Ivan mengetahui motif tersembunyi Ally, ego pria itu terluka.
Kini untuk kedua kalinya Ally harus berjuang. Kali ini bukan untuk dendam masa lalunya, tapi demi cinta sejatinya....
Review :
Allysa, biasa dipanggil Ally, adalah wanita berbakat dan kompeten dalam pekerjaannya. Ia seorang desainer grafis sebuah perusahaan kartu ternama di dunia, Amsoft Corporation. Amsoft sendiri sudah merupakan rumah kedua Ally. Di Amsoft jugalah Ally bertemu dengan lelaki yang mampu mengisi kekosongan hatinya.
Melalui pertemuan awal yang tidak terduga sebelumnya hingga kenyataan bahwa lelaki itu, Ivan Adidjaja, adalah klien Ally yang menggunakan jasanya untuk mendesain kartu pernikahan Ivan dengan tunangannya. Ally jatuh hati pada Ivan. Begitu pula dengan lelaki itu. Keduanya saling mencintai. Ivan menemukan bahwa hanya bersama Ally lah ia dapat menjadi dirinya sendiri, seutuhnya. Ally juga sangat pengertian terhadap Ivan. Berbeda saat bersama tunangannya yang egois dan semena- mena.
Dunia begitu sempit rasanya saat mengetahui bahwa tunangan Ivan adalah Nadia Wibrata, gadis yang dulu menghancurkan kesempatan terakhir dalam hidup Ally. Kesempatan untuk mengobati penyakit ibu Ally. Saat itu Ally tidak hanya dipermalukan oleh Nadia, bahkan nyawa ibunya juga tidak tertolong. Sejak itulah Ally berjuang untuk bertahan. Namun Ally selalu hidup dalam dendam masa lalunya.
Ally akan menggunakan senjata paling ampuh yang ia miliki untuk membalaskan dendamnya kepada Nadia, yaitu Ivan. Apalagi Ivan sudah jatuh cinta padanya. Jalannya akan semakin mudah untuk meremukkan perasaan perempuan sombong itu. Nadia akan merasakan bagaimana sakitnya kehilangan orang yang sangat dicintainya.
Namun tidak ada kebohongan yang abadi. Saat dendam itu sudah terbalas, kenyataan terungkap. Hati Ivan hancur saat mengetahui bahwa cinta Ally kepadanya hanya dilandasi oleh dendam masa lalu. Ia memilih untuk mengakhiri hubungannya dengan Ally. Kini, setelah berhasil membalas dendam, hidup Ally malah semakin terpuruk. Ally sadar ia telah kehilangan cinta sejatinya. Sanggupkah Ally berjuang untuk mendapatkan kembali cinta sejatinya?
Ada yang lebih berharga daripada dendam. That's called true love - hal. 214
Dendam tidak akan menyelesaikan masalah. Ia hanya akan menambah luka dalam batin kita.
Itu satu poin yang saya pelajari dari kisah ini.  Sulit rasanya untuk memaafkan. Namun setelah kita mampu memberi maaf, maka hati kita akan terasa tenteram. Seperti Ally saat hatinya sudah terbuka untuk memaafkan mantan kekasihnya, Christopher, dan kedua orangtua Christo, hatinya terasa lapang. Segalanya terasa lebih ringan.
Well, Jejak Kenangan merupakan novel  karangan Mbak Rina yang pertama saya baca. Isinya menarik dan alurnya juga pas. Tidak berlebihan tetapi mampu mendeskripsikan kisah hidup tokoh dengan baik.
Novel ini menambah koleksi Amore di deretan 'rekomendasi' di rak buku saya. Nove ini cocok untuk teman- teman yang menyukai cerita cinta dengan sentuhan alami dan ringan. Tidak dengan kata- kata romantis namun kesan itu dapat keluar dengan sendirinya. Selamat membaca :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar