Daftar Review

Minggu, 13 Mei 2012

Bella and The Beast, Si Polos dan Si Buruk Rupa Abad 21

BELLA AND THE BEAST
ASTRID ZENG
252 halaman
PT. GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA
•••

Bella and The Beast. Judul Amore yang satu ini mengingatkan saya pada dongeng Beauty and The Beast. Memang iya, tokoh utama pria disini diceritakan (agak) buruk rupa dengan parut memanjang di wajahnya.  Hanya saja cerita ini disajikan secara modern dan juga lucu.
Setelah tertunda beberapa minggu untuk dapat melahap habis novel yang satu ini, akhirnya setelah UTS beserta tugas- tugas kuliah kelar, novel ini pun dapat saya nikmati. Well, ini dia sekilas mengenai Bella and The Beast....
Bella, putri ketiga dari Hadi Wibisono, sangat dijaga ketat oleh ayahnya. Hingga usianya yang sudah hampir berusia dua puluh enam tahun namun masih belum mengenal dunia luar. Jangankan pacar, berteman dengan laki- laki saja tidak pernah. Bisa dibayangkan betapa protektifnya ayah Bella. Hingga suatu hari kedua kakak Bella mendesak ayah mereka untuk mencarikan Bella pendamping hidup.
Berniat menjodohkan Bella dengan anak sahabatnya tapi tidak berhasil, maka dipilihlah keponakan Hubert, sahabat Hadi, yang bernama Demetri.
Kisah Bella dan Demetri pun dimulai. Bella dengan sifat super polosnya sedangkan Demetri dengan sikap kerasnya. Mereka bahkan tidak melewati fase pacaran dulu sebelum menikah. Demetri setuju untuk menikahi Bella untuk menunjukkan bahwa ia bukan monster yang tidak berperasaan sekaligus untuk meyakinkan partner bisnisnya.
Ternyata kepolosan Bella mampu membuat Demetri melunak. Ada saja ucapan Bella yang membuat Demetri tertawa lepas. Namun ketika Bella menanyakan tentang parut di wajah Demetri, lelaki dengan otot kekar itu langsung berubah. Ada masa lalu yang tersembunyi yang membuat Demetri enggan untuk mengungkapkannya. Namun Bella tidak lagi memikirkan hal itu ketika ia mendapat sahabat baru, Tatiana dan Tecla, pacar dari sahabat- sahabat Demetri. Mereka cepat akrab dan Bella menikmati kehidupan barunya.
Waktu berlalu dan Demetri menyadari ia sudah jatuh cinta pada Bella. Begitu pula dengan Bella yang menyadarinya. Bella bahkan cemburu ketika ia melihat Demetri  berusaha mencari perhatian Tatiana, istri Philip, dengan saling adu mulut. Namun Bella tetaplah Bella yang polos yang tidak mampu menangkap sinyal cinta yang dipancarkan Demetri. Berbagai masalah mulai  muncul. Dengan sikap keras Demetri yang keras, akankah pernikahan mereka bertahan meski keduanya saling mencintai?
Novel ini dikemas dengan baik oleh Mbak Astrid. Ada saja kepolosan Bella yang membuat cerita terasa kocak. Ceritanya simple namun membuat saya terbayang terus dan ingin cepat menyelesaikan acara baca novel ini. Hanya ketika Hadi menyetujui Demetri menjadi pendamping hidup Bella, saya kok jadi merasa gimana gitu. Ayah yang selama ini sangat protektif dengan mudahnya melepas anak bungsunya. Itu saja sih. Kesalahan ketik juga masih ada beberapa tapi secara keseluruhan saya suka novel ini. Ceritanya pas dan menyenangkan bisa mengenal Bella- Demetri. Mungkin saya juga harus mengintip cerita sahabat Bella di Amore seri lainnya. He he..
Okelah, ini novel saya rekomendasikan buat teman- teman yang menyukai cerita roman namun tidak berat dan bacanya bisa lucu- lucuan. Selamat membaca :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar