Daftar Review

Senin, 22 September 2014

September to Remember Birthday Giveaway Hop

Hai hai. September hampir berakhir. Sebelum lewat, saya mengucapkan selamat ulang tahun bagi siapa saja yang berulang tahun di bulan ceria ini. Bulan ini selain identik dengan ulang tahun saya, juga akan menjadi salah satu bulan yang paling saya kenang karena (akhirnya) setelah perjuangan empat tahun, saya dan teman- teman diwisuda. Yeii ^^ Terima kasih atas dukungan dari orang tua, saudara, dan teman- teman =D

Saya bersyukur – masih – bisa menjadi bagian dari BBI,bisa saling tukar info dan berbagi mengenai hobi kami yang sama, yaitu membaca. Terutama BBIers Medan yang kece- kece. Setiap kopdar, ada saja topik seru yang bisa dibahas, dimulai dari dunia perbukuan, perfilman, hingga topik di luar itu. Semua topik masuk. Seru deh pokoknya. Empat dari kami berlima (Mamak, Mbak Evy, Ci Mei, dan saya) berulang tahun di bulan September. Sedangkan Mbak Lis berulang tahun di bulan Agustus.

Nah, saya bersama delapan BBIers yang ultahnya di bulan ini mengadakan giveaway yang bernama ‘September to Remember’. Teman- teman yang sudah mengikuti rangkaian GA ini dari awal pastinya lebih kurang sudah tahu mengenai detailnya dan menunggu kutipan dari host selanjutnya ya, kan? Ini dia..

Hadiah :
Voucher  buku senilai Rp 340.000,- untuk masing- masing dua orang pemenang.
Hadiahnya bisa digunakan untuk belanja buku di online shop Indonesia/lokal (olshop yang sistem pembayarannya menggunakan mata uang Rupiah). Bebas belanja buku apa saja dan harga buku dihitung dari harga buku yang belum termasuk diskon.

Syarat dan cara ikutan :
·         Follow Fiction and Me, blog saya, melalui Google Friend Connect (GFC) dan Twitter saya di @ertalin
·         Ramaikan suasana GA dengan share di media sosial teman- teman ya J
·         Setelah follow dan share, tuliskan nama yang digunakan untuk follow blog ini. Kalau ada share di media sosial, boleh juga sekalian linknya.
·         Tebak judul buku dari tiga kutipan yang saya bagi di bawah ini. Semua kutipan itu pernah saya ikut sertakan dalam review novel di blog ini. Jadi tinggal ubek- ubek blog. Gampang, kan?
·         Jawaban ditulis berurutan lalu dikirim melalui Gdocs ini.
·         Giveaway ini berlangsung dari 15 September 2014 - 26 September 2014. Jawaban kami tunggu paling lambat pada 26 September 2014. Nama pemenang akan diumumkan pada 30 September 2014.
·         Jadwal posting masing- masing host :
®    15 September 2014       : Oky @ Kumpulan Sinopsis Buku ( www.okydanbuku.com )
®    16 September 2014       : Evyta @ Lensa Buku ( www.lensabuku.com )
®    17 September 2014        : Dhila @ Buku Di Bacain ( www.buku.dibaca.in )
®    18 September 2014       : Atria @ My Little Library ( http://atriadanbuku.blogspot.com/  )
®    19 September 2014       : Fauzyyah @ Faraziyya’s Bookshelf (http://blogbukufaraziyya.wordpress.com/ )
®    20 September 2014       : Lila @ My Book Corner ( http://justaveragereader.blogspot.com/ )
®    21 September 2014       : Putri @ Read. Review. Romance. ( http://read-book-and-review.blogspot.com/ )
®    22 September 2014       : Erta @ Fiction and Me (http://ertalin.blogspot.com/ )
®    23 September 2014       : Kezia @ Ex- ( http://itdoesexists.wordpress.com/ )

Kutipan 1 :
Kebohongan dan sikap ingkar terkadang jauh lebih menenangkan daripada mendengarkan kejujuran atau menghadapi kenyataan.

Kutipan 2 :
Sunrise, sunset, changes  right before my eyes, but your vision stays forever in my heart.

Kutipan 3 :
Tapi, aku sadar juga, bayaran berapa pun bukan apa- apa kalau untuk mendapatkannya kita harus rela diperlakukan nggak adil. Siapa yang mau menghargai kita kalau bukan kita sendiri?

Bonus bagi teman- teman yang ingin mendapatkan nilai tambah. Sifatnya optional ya. Apa saja yang bisa dilakukan untuk mendapat bonus ?
·         Collage cover. Teman- teman bisa berkreasi membentuk kolase kover dari seluruh judul buku yang telah ditebak. Modelnya bebas. Upload hasil kreasi kalian di Image host lalu submit linknya di Gdocs.
·         Susun kalimat/ paragraf. Teman- teman yang suka menulis bisa menyusun judul- judul buku yang sudah tertebak menjadi kalimat atau paragraf yang indah.


Cukup mudah, bukan? Apalagi hadiahnya yang bikin ngiler bagi pecinta buku. Ayuk ikutan sebelum batas waktu yang telah ditentukan. Selamat berjuang dan semoga beruntung ^^

Jumat, 12 September 2014

Interlude - Windry Ramadhina



Judul               : Interlude

Pengarang      : Windry Ramadhina

Penerbit         : GagasMedia

Tebal              : 372 halaman

Sinopsis :
Hanna,
Listen.
Don’t cry, don’t cry.
The world is envy.
You’re too perfect
and she hates it.
Aku tahu kau menyembunyikan luka di senyummu yang retak. Kemarilah, aku akan menjagamu, asalkan kau mau mengulurkan tanganmu.
“Waktu tidak berputar ulang. Apa yang sudah hilang, tidak akan kembali. Dan, aku sudah hilang.” Aku ingat kata- katamu itu, masih terpatri di benakku.
Aku tidak selamanya berengsek. Bisakah kau memercayaiku, sekali lagi?
Kilat rasa tak percaya dalam matamu, membuatku tiba- tiba meragukan diriku sendiri. Tapi, sungguh, aku mencintaimu, merindukan manis bibirmu.
Apa lagi yang harus kulakukan agar kau percaya? Kenapa masih saja senyum retakmu yang kudapati?
Hanna, kau dengarkah suara itu? Hatiku baru saja patah….

Review :
Hanna, seorang mahasiswi jurusan jurnalistik menyimpan trauma dan luka masa lalu yang membuatnya takut untuk berhadapan dengan  siapapun. Setiap kali ia hanya mampu menundukkan kepalanya, hidup dalam ketakutan.

Kai, seorang pemuda yang tidak jelas arah hidupnya. Ia terperosok akibat kondisi keluarganya yang tidak harmonis. Kuliahnya berantakan padahal ia punya prestasi yang bagus, karirnya sebagai gitaris Second Day Charm, band beraliran jazz, ia jalani dengan begitu- begitu saja, tanpa tekad ataupun ambisi. Ia menganggap semua wanita munafik.

Namun anggapan itu ia buang jauh- jauh saat ia sudah mengenal Hanna. Hanna yang pemalu dan selalu gugup sanggup membuatnya terpesona. Awalnya ia mendekati Hanna karena penasaran sekaligus untuk membongkar kepura- puraan Hanna. Tetapi respon yang didapatnya dari Hanna sungguh mengejutkan. Setelah Gitta, vokalis Second Day Charm, menceritakan kejadian pilu yang pernah dialami Hanna, barulah Kai sadar.

Ia mencoba meminta maaf kepada Hanna dan memulainya dari awal, berusaha membahagiakan Hanna karena ia telah jatuh cinta pada Gadis dari Ipanema, julukan Kai untuk Hanna. Hanna pun merasa nyaman bersama Kai meski pemuda itu pernah melukainya.

Saat Hanna baru merasa bahagia sejenak, ketakutannya kembali. Ia merasa tidak pantas mendapatkan Kai. Bagaimana kelanjutan hubungan Hanna dan Kai? Ikuti kisah cinta mereka dalam Interlude.

Novel kedua Mbak Windry yang saya baca setelah London: Angel. Seperti novel terdahulu, Interlude berhasil membuat saya jatuh cinta. Gaya penulisan Mbak Windry menggunakan bahasa baku dan sesuai dengan EYD namun tidak kakun sehingga saya sangat menyukai style Mbak Windry ini. Racikannya pas.

Satu kata untuk novel ini : seksi. Biru kovernya yang wah (pembatas bukunya terlihat lebih keren), juga Kai nya yang berengsek- berengsek tapi manis. Tak heran kalau wanita di sekelilingnya pada klepek- klepek. Setelah membaca novel ini, saya mengerti mengapa Mbak Windry diam- diam ingin menjadi Hanna. He he..

Reviewnya singkat saja agar tidak spoiler. Efek Kai nya masih berasa. Pokoknya favorit deh ini novel. 5 dari 5 untuk Interlude. Yang senang dengan kisah roman, kisah mellow tapi nggak lebay, novel ini saya rekomendasikan untuk teman- teman. Selamat membaca J

Ah ya, saya sertakan juga kutipan- kutipan favorit saya dalam novel ini :

“Lain kali, Gadis dari Ipanema, jangan diam saja di samping jendela saat bus yang kau naiki terjebak perkelahian massa. Aku senang menghajar lelaki berengsek bertato itu untukmu, tapi aku lebih senang kau tidak terluka. Oke?” (hal. 69)

“Ya. Aku sendiri heran. Aku tidak bisa mengabaikan Hanna. Aku ingin membuat dia tersenyum, membuat dia…bahagia.” (hal 186)


“Tapi, Hanna, mereka yang mengalami kejadian buruk dan bertahan dari semua itu akan menjadi lebih kuat dari yang lain. Mereka – ”Lelaki itu berhenti sejenak untuk mencari kata yang tepat. “– Spesial.” (hal. 304)

Minggu, 07 September 2014

The Chronicles of Audy : 21 by Orizuka

Judul             : The Chronicles of Audy : 21 (buku 2)
Pengarang    : Orizuka
Penerbit        : Haru
Tebal              : 308 halaman

Sinopsis :
Hai. Namaku Audy. Umurku masih 22 tahun. Hidupku tadinya biasa- biasa saja sampai aku memutuskan untuk bekerja di rumah 4R.
Aku sempat berhenti, tapi mereka berhasil membujukku untuk kembali setelah memberiku titel baru: ‘bagian dari keluarga’.
Di saat aku merasa semakin akrab dengan mereka, pada suatu siang, salah seorang dari mereka mengungkapkan perasaannya kepadaku.
Aku tidak tahu harus bagaimana!
Lalu, setelah itu belum cukup mengagetkan, terjadi sesuatu yang tidak pernah terpikirkan siapa pun.
Ini, adalah kronik dari kehidupanku yang semakin ribet.
Kronik dari seorang Audy.

Review :
Setelah Audy pergi, kami langsung sadar kalau kehadiran Audy sangat penting bagi kami. Bukan sebagai pembantu ataupun babysitter, tapi sebagai… bagian dari keluarga. (hal. 9)

Pernyataan Regan yang manis itu terngiang kembali di benak Audy. Pernyataan itulah yang membuat Audy luluh dan bersedia untuk kembali lagi ke rumah 4R. Tetapi sekembalinya Audy ke rumah 4R, belum ada perubahan berarti yang ia alami. Pekerjaannya masih sebagai babysitter merangkap pembantu rumah tangga. Sikap 4R juga masih sama sehingga membuatnya bertanya- tanya apa arti ‘bagian dari keluarga’ itu sendiri.

Sambil mencari jawaban atas pertanyaan itu, Audy menjalani rutinitasnya kembali, dimulai dari mengantar dan menunggui Rafael di sekolah hingga memasak untuk mereka. Rafael masih seorang anak yang tidak sopan. Tapi lucu juga mendengarnya memanggil kumpulan ibu- ibu yang suka bergosip itu dengan sebutan ‘kandang jangkrik’. Namun perlahan, Audy berhasil untuk membuat Rafael menjadi lebih baik. Kira- kira bagaimana caranya ya mengingat Rafael itu agak berbeda dari balita lainnya ?

Kemudian ada Romeo yang ternyata menyimpan kisah yang tidak diduga oleh Audy sebelumnya. Mereka saling berbagi dan Audy mengerti kondisi Romeo. Keduanya menjadi akrab.

Begitu banyak yang terjadi belakangan ini yang membuat Audy sedih sekaligus bahagia. Apa saja kejadian kocak, menggemaskan, dan mengharukan yang ada dalam kronik Audy ini? Ikuti kisah selengkapnya di The Chronicles of Audy: 21.
*
Hai hai.. Mengawali September ceria ini, postingan pertama juga postingan novel bernuansa ceria, kocak, dan (sedikit) mengharukan. Nunggu novel ini sampai setahun akhirnya terbit dan kesampaian baca juga. Ya, lanjutan dari kronik Audy, 21.

Seperti 4R, 21 masih membuat saya menyukai kisah ini dengan karakter khas masing- masing tokoh. Porsinya pas semua. Bahkan di novel ini, pembaca akan mendapat kejutan- kejutan baru yang membuat kehidupan Audy jadi membingungkan (awalnya) namun bermakna.

Jika di 4R tokoh favorit saya adalah Rex, di 21 ini rasanya sulit untuk tidak jatuh cinta sama semua karakternya. He he..

Hanya saja, untuk kalimat- kalimat tertentu yang menceritakan tentang ibunya Audy, masih menggunakan kata ‘dia’ sebagai kata ganti untuk ibunya yang membuat saya kurang nyaman. Selebihnya oke. Suka dengan kronik Audy yang kedua ini. Lebih seru dari yang pertama. 4 dari 5 untuk 21.


Bagi teman- teman yang belum pernah membaca 4R, disarankan untuk membaca terlebih dahulu. Tapi kalau mau baca 21 langsung, di bagian depan juga ada kilas balik secara singkat tentang apa yang terjadi di 4R. Recommend deh buat pecinta novel. Selamat membaca J

Rabu, 27 Agustus 2014

Casablanca : Forget Me Not - Dahlian

Judul               : Casablanca, Forget Me Not
Pengarang      : Dahlian
Penerbit         : GagasMedia
Tebal              :336 halaman
Sinopsis :
Pembaca tersayang,
Ambil petamu dan bentangkanlah. Dahlian, penulis Andai Kau Tahu dan Promises, Promises, akan mengajak kita berkunjung ke Casablanca, salah satu kota eksotis di Maroko.
Temui Vanda di lobi sebuah hotel. Dia bimbang dengan rencana pernikahannya dan ingin menenangkan diri, jauh dari Jakarta. Pertemuan berkali- kali dengan seorang pria Indonesia bernama Laz mengganggu pelariannya. Namun, kegigihan pendekatan Laz membuat Vanda luluh dan memberinya kesempatan untuk sekadar berteman.
Di tengah- tengah itu, sang tunangan datang dan mendesaknya pulang. Keadaan semakin genting ketika Laz mendadak muncul di antara mereka berdua. Vanda harus segera mengambil keputusan. Di manakah hatinya tak lagi bimbang; pulang ataukah tetap berada di kota yang diam- diam memberinya hangat dalam bincang akrab?
Setiap tempat punya cerita. Diembus aroma angin Mediterania, ada rahasia yang segera terkuak.
Enjoy the journey,
Editor
Review :
Vanda tengah dilanda keraguan akan pernikahannya yang sebentar lagi. Di satu sisi, ia tidak ingin menikah karena tidak yakin akan perasaannya terhadap Rommy. Di sisi lain, ia tidak ingin mengecewakan harapan orang tuanya dan juga adiknya, Vanessa yang ingin menikah tetapi harus menunggu Vanda menikah terlebih dahulu. Maka Vanda berangkat ke Casablanca, salah satu kota di Maroko, untuk menjernihkan pikirannya.

Berencana menenangkan diri, ia malah diusik oleh seorang pria Indonesia yang selalu mengikutinya. Vanda sampai menjulukinya ulat bulu. Pria itu adalah Laz. Laz sendiri baru tiba di Casablanca untuk bertemu dengan kekasihnya, Nadia. Namun ia malah harus menerima kenyataan pahit. Nadia akan menikah dengan bosnya. Laz kembali hancur.

Sesampainya Laz di hotel, ia melihat sosok Vanda. Energinya seolah terisi kembali. Rencananya untuk kembali ke Jakarta secepatnya buyar. Kini ia punya rencana baru yang akan membuatnya puas (rencana Laz yang ini bikin penasaran).

Meski awalnya Vanda sangat menjaga jarak dengan Laz, kebaikan Laz dan hari- hari yang mereka lalui di Maroko akhirnya mampu meluluhkan Vanda. Laz yang menolong Vanda saat wanita itu diserbu penjual- penjual yang usil di Old Medina. Laz juga memperlakukan Vanda dengan manis. Vanda sadar bahwa ia telah jatuh cinta kepada Laz. Namun setelah ia mengungkapkan perasaannya, sikap Laz berubah. Ia juga tidak menyadari siapa Laz sebenarnya.

“Nadia juga manusia Laz. Semua manusia pasti punya hati – sekecil apa pun itu. mengakui atau nggak, pasti punya rasa bersalah setelah menyakiti orang lain. Dan, rasa bersalah nggak akan pernah bisa terhapus waktu.” Ia menatap Laz dalam. “Percayalah, Laz. Aku tahu, karena aku juga pernah menyakiti laki- laki yang aku cintai.” (hal. 157)

“Namun cinta datang seperti pencuri di malam hari. Masuk dan mencuri hatinya tanpa diduga apalagi dicegah.” (hal. 192)

Ada apa dibalik perubahan sikap Laz yang begitu drastis? Lalu bagaimana dengan Rommy? Ikuti kisah mereka dalam Casablanca, Forget Me Not.
Casablanca merupakan salah satu dari seri STPC season dua. Novel ini merupakan novel kelima Dahlian yang saya baca setelah Promises, Promises, Menunggu, Andai Kau Tahu, dan After Office Hours.

Yah, memang tidak sesuai harapan saya atau mungkin ekspektasi saya yang terlalu tinggi. Gregetnya agak kurang (terutama di bagian ending) namun masih lumayan lah. Deskripsi mengenai Maroko saya rasa cukup oke, jadi bisa ngebayangin suasananya seperti apa. Covernya saya suka. Secara keseluruhan, masih oke lah. 3 dari 5 bintang untuk Casablanca. Selamat membaca J

Jumat, 15 Agustus 2014

Lima Sekawan : Nyaris Terjebak (Enid Blyton)

Judul               : Nyaris Terjebak
Pengarang      : Enid Blyton
Penerbit         : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal              : 240 halaman

Sinopsis :
Dick diculik! Lima Sekawan mengikuti jejak penculiknya dan mereka sampai ke sebuah rumah besar yang amat terpencil. Tapi… Lima Sekawan akhirnya tertangkap dan ikut dikurung! Dapatkah mereka membebaskan diri?!

Review :
Setelah mencoba membujuk Bibi Fanny, akhirnya Lima Sekawan diizinkan untuk berkemah. Anak- anak senang sekali. Liburan akan menjadi seru mengingat ini kali pertama mereka akan berkemah.

Mereka mengayuh sepeda menuju lokasi perkemahan, mendirikan tenda, dan menikmati liburan mereka di alam terbuka. Namun liburan santai itu berbubah menjadi menegangkan saat mereka bertemu Richard.

Pagi itu, Julian dan Dick hendak berenang di danau dekat kemah. Sesampainya di sana, ada seorang anak yang sedang berenang. Anak itu bernama Richard dan danau itu ialah danau milik keluarganya. Julian dan Dick mengurungkan niat mereka karena danau itu adalah danau pribadi. Namun Richard mengajak mereka dan tak lama ketiganya sudah asyik berenang.

Saat Julian dan Dick kembali ke perkemahan, mereka membawa serta Richard. Richard pun berkenalan dengan Anne dan George. Setelah membenahi tempat tinggal  mereka, anak- anak menyusun rencana untuk bersepeda ke Hutan Middlecombe. Richard mengutarakan niatnya untuk ikut. Katanya ada bibinya yang tinggal di dekat sana. Anak- anak mengizinkan. Mereka kemudian berpisah dengan Richard yang akan meminta izin terlebih dahulu pada ibunya lalu menyusul anak- anak ke Pojok Croker.

Richard menyusul dengan cepat. Ia berbohong kepada anak- anak bahwa ibunya mengizinkan. Padahal ia sama sekali tidak meminta izin. Ia juga bersikap aneh dengan langsung menghilang setibanya di rumah bibinya. Meski merasa aneh, anak- anak tetap melanjutkan perjalanan.

Mereka tiba di Hutan Middlecombe dan menemukan lokasi perkemahan yang cocok. Julian dan George melanjutkan mencari pertanian untuk membeli makanan. Sedangkan Dick tidak ikut karena ban sepedanya bocor dan Anne juga tinggal untuk beristirahat.

Setengah jam kemudian, Dick dan Anne mendengar suara. Richard! Ia berlari dan berteriak ketakutan, hendak meminta tolong pada Julian dan Timmy. Ternyata bibinya sedang tidak berada di rumah dan ia bertemu dengan Rooky, mantan karyawan ayahnya yang dendam karena dipecat. Ia melihat Richard dan hendak menculiknya. Oleh karena itu, Richard lari dan mencari pertolongan.

Richard kemudian berlari lagi mencari Julian dan Timmy. Sialnya, anak buah Rooky tidak mengenali Richard. Mereka melihat Dick, mengira anak itu adalah Richard, lalu menangkap Dick. Anne yang saat itu sedang berada di atas pohon sangat ketakutan.
Sementara itu, Julian dan George sedang dalam perjalanan kembali dan Richard berhasil menemukan mereka. Julian dan George tentu heran. Richard lalu menceritakan semuanya. Mereka bergegas kembali ke tempat Dick dan Anne ditinggalkan.

Anne akhirnya bisa sedikit lega saat saudara- saudaranya kembali. Mereka akan menyusul dan membebaskan Dick. Anne mendengar lokasi penculik itu akan pergi. Namun Richard sangat takut. Anak- anak yang sudah kesal karena Richard tidak memedulikannya. Mereka tetap akan menyelamatkan Dick.

Owl’s Dene ternyata adalah tempat yang mengerikan. Tidak hanya penculikan Dick, Rooky dan teman- temannya juga memiliki rahasia lain. Setelah mencoba agar tidak ketahuan, akhirnya Julian, Anne, George, Richard, dan Timmy malah ikut terkurung. Namun mereka tidak akan tinggal diam. Dick akan ikut bebas bersama mereka. Bagaimana petualangan mereka selanjutnya? Apakah mereka berhasil menyelamatkan Dick dan Richard yang menjadi incaran Rooky? Ikuti petualangan seru mereka dalam Nyaris Terjebak.

Mengikuti petualangan Lima Sekawan selalu menyenangkan. Bayangan tentang tempat Dick disekap semakin menambah kesan seram karena namanya Owl’s Dene. Agak sebal dengan Richard, tapi mau bagaimana. Ia terbiasa hidup berkecukupan dan tampaknya kesepian sehingga tumbuh menjadi anak yang banyak omong tetapi penakut. Tapi pada akhirnya ia bisa juga untuk diajak bekerja sama. Saya suka dengan karakter Julian. Ia sosok kakak yang baik dan bisa diandalkan untuk melindungi adik- adiknya. Masih banyak serial dari Lima Sekawan ini yang belum saya baca, dan pengin mengikuti petualangan mereka yang lainnya. Teman- teman yang suka dengan seri Lima Sekawan ini, manakah petualangan favorit kalian?

Selasa, 15 Juli 2014

Runaway Ran - Mia Arsjad

Judul               : Runaway Ran
Pengarang      : Mia Arsjad
Penerbit         : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal              : 368 halaman
Sinopsis :
Katrina si anak manja yang hobi belanja online itu, sekarang harus belajar hidup irit dan mencari uang sendiri. Kebetulan, ada iklan lowongan yang di-broadcast di Blackberry. Katanya sih untuk jadi asistennya J.F. Ran, komikus pengarang 4 Hero No Zero. Tawarannya menggiurkan sih, dan berhubung kebutuhan belanja online-nya sangat mendesak, Katrina pun mengirimkan CV-nya.

Komik berjudul 4 Hero No Zero sudah tiga tahun ini booming di Indonesia. Komik nyeleneh dan kocak itu ditulis oleh J.F. Ran yang ternyata aslinya ganteng, tapi galak. Apalagi pacarnya, Viana yang judes dan cemburuan setengah mati. Nggak heran kalau orang yang kerja jadi asisten Ran, nggak pernah bertahan lama.

Kali ini giliran Katrina yang jadi asistennya. Bahkan awet nggak ya? Kira- kira siapa yang bakalan takluk? Ran atau Katrina?

Review :

Katrina kini bukan lagi anak seorang direktur. Namun hobi belanjanya itu sudah mendarah daging. Tidak bisa dihilangkan. Katrin yang tengah menyelesaikan S2 nya memutuskan untuk mencari uang saku tambahan agar tetap bisa shopping. Bersama Alya, sahabatnya, Katrin mencari lowongan pekerjaan paruh waktu di luar jadwal kuliahnya. Kebetulan Alya mendapat broadcast tentang lowongan pekerjaan menjadi asisten J.F. Ran, komikus yang lagi naik daun karena komiknya sedang laris di pasaran.

Maka Katrin berangkat untuk wawancara ke tempat yang sudah ditentukan. Selama proses wawancara, Katrin menangkap bahwa sosok Ran sangat ramah. Meski tak yakin bakalan terpilih menjadi asisten Ran, Katrin tetap berharap. Dan benar saja, Katrin diterima.

Menganggap harus meninggalkan kesan yang baik di hari pertamanya bekerja, Katrin dibantu Alya mempersiapkan penampilan terbaik. Tapi yang terjadi malah sebaliknya. Setibanya di apartemen Ran, cowok itu malah mengkritik Katrin habis- habisan. Intinya Katrin salah kostum. Baru hari pertama saja Katrin sudah kesal dibuatnya. Ran yang kini menjadi bosnya sangat berbeda dengan Ran saat wawancara kerja.

Ternyata J.F. Ran ini betul- betul unik. Di luar karakternya yang melenceng dari karyanya, ternyata yang lain- lainnya juga sangat ajaib bin langka. Baru hari pertama, Katrin tercengang- cengang begini. What a first day! (hal. 64)

Selanjutnya pun begitu. Berkomunikasi dengan Ran membutuhkan kesabaran ekstra. Cowok itu selain jutek juga aneh menurut Katrin. Tak heran, pacar Ran juga aneh, bahkan lebih parah dari Ran. Ia sangat posesif dan selalu mencari masalah dengan Katrin. Katrin mencoba untuk sabar karena ia sangat membutuhkan pekerjaan ini. Ran malah tidak pernah membelanya sama sekali. Benar- benar bikin emosi!

Kalau dipikir- pikir, Ran baru sadar kalau Katrin itu menyegarkan, sedangkan Viana bagai polusi yang bikin dia sesak napas. Ibarat penghuni Jakarta, Viana itu asap knalpot yang terpaksa ia hirup selama hidup di Jakarta. Kalau Katrin… cewek itu kayak oksigen. (hal. 264)

Sifat Katrin yang tidak bisa menahan godaan untuk belanja akhirnya membuat Katrin harus bekerja ekstra. Ia menerima saja pekerjaan dari Dini yang tidak ia ketahui dengan jelas. Baru pada hari H nya, Katrin tahu pekerjaannya itu menuntutnya untuk tampil vulgar di sebuah pesta re-opening sebuah karaoke plus- plus. Katrin menolak tetapi Dini tetap memaksa. Untunglah Ran datang tepat pada waktunya. Awalnya Katrin mengira Ran sama saja dengan pengunjung klub yang lain, tetapi setelah Ran menjelaskan semuanya, barulah Katrin mengerti dan merasa terharu.

“Nggak semahal kalo gue harus kehilangan asisten karena kamu frustasi, mengurung diri, dan nggak mau kerja setelah keluar dari sini.” (hal. 281)

Dari Gatot, Iman, dan Herman, teman- teman Ran yang menjadi tokoh superhero dalam komik Ran, Katrin menjadi tahu penyebab Ran bersikap seperti ini. Ran dulunya tidak secuek ini. Dalam hati, Katrin semakin yakin kalau bosnya itu sebenarnya baik. Apalagi saat mendengar Alya yang diputusin sama Adit, cowoknya, dan dituduh sebagai perusak rumah tangga orang, Ran lah yang membantu Katrin menenangkan Alya.

“Kalau kalian semua di sini cuma mau mencari bahan gunjingan, kalian sama aja rendahnya sama orang yang kalian anggap rendah.” (hal. 184)

“Semua yang berlebihan itu nggak baik. Suara yang terlalu keras bisa bikin kita nggak bisa menikmati. Makan terlalu banyak bisa bikin perut sakit. Cinta yang terlalu dalam bisa bikin kita takut melihat kenyataan.” (hal. 189)

Apa yang membuat sikap Ran seolah membatasi diri dari orang- orang di sekitarnya? Sanggupkah Katrin melepas pekerjaan menjadi asisten Ran setelah tidak tahan dengan Viana yang selalu menghina dan mencari masalah dengannya, sementara ia sendiri sangat ingin tetap bisa bersama Ran? Ikuti kisah menggemaskan mereka di Runaway Ran.
$
Sudah lama saya tidak membaca novel dengan gaya bahasa sesantai dan kocak yang ada di Runaway Ran ini. Ceritanya menghibur dan saya suka sekali. Padahal novel ini sudah bertengger di rak dan saya sempat males untuk baca karena tebal. Tapi….sekali baca malah nggak pengen berhenti dan saya bacanya juga cepat. Reviewnya pun cepat. Salut untuk Mbak Mia.

Selain beberapa typo yang tidak terlalu mengganggu, semuanya oke. Karakter yang diciptakan juga jelas. Karakter favorit saya adalah Ran. Gaya bicaranya unik, kombinasi gue-kamu. Paling menggemaskan saat ia berbicara dengan Katrin. Juteknya di mulut saja. Hatinya baik. So sweet banget deh. He he..

Dan karakter yang paling nggak aku suka itu si Adit dan Viana. Adit yang maniak dan Viana yang selalu mencari kesempatan untuk menyerahkan diri sama Ran – yang selalu Ran tolak – sepertinya cocok sekali kalau disandingkan. Tindakan mereka sangat dilarang untuk ditiru.

Secara keseluruhan, keren banget deh ini novel. Sangat membantu sekali di tengah galaunya sidang skripsi ini. 5/5 deh © Bagi teman- teman yang belum membaca, Metropop yang satu ini saya rekomendasi banget. Selamat membaca J

Minggu, 13 Juli 2014

Made of Stars - Hana Krisviana

Judul               : Made of Stars
Pengarang      : Hana Krisviana
Penerbit         : GagasMedia
Tebal              : 270 halaman
Sinopsis :
Dahulu, harapan adalah sesuatu yang menakutkan bagiku. Tak terhitung berapa kali dia membuatku kecewa dan kehilangan semangat hidup.

Namun, bintang jatuh yang melintas di langit Roma malam itu mengabulkan keinginan hatiku. Sesuatu yang selama ini kutahan di dalam mulutku, sesuatu yang tak pernah kuucapkan keras- keras, didengarkan oleh sebentuk bintang mati.

Dia pun datang. Seseorang yang hanya hadir sebagai kembang tidurku, kini menjelma malaikat tanpa sayap. Dia yang melengkungkan senyum di bibirku, dan menyebarkan hangat di beku hatiku. Dia membuatku berharap lagi….
Review :
Semua bermula saat bintang jatuh di malam itu. Aubrey Voerman, biasa dipanggil Bree,  yang – meskipun tidak percaya – menyimpan sebuah permohonan. Zach, pacarnya, yang memohon agar calon saudara tirinya, Milo, tidak lagi menyusahkan setelah kecelakaan menimpanya, juga dokter yang memohon keajaiban untuk Milo yang sedang ia operasi. Dan semuanya terkabul.

Milo Cassini adalah pemuda yang hidupnya dipenuhi oleh hal- hal yang buruk. Setiap hari  kerjanya hanya membuat masalah. Ia juga menentang hubungan Ibunya dengan Ayah Zach. Lalu keajaiban datang. Milo yang selamat dari kecelakaan berubah menjadi Milo yang baik, meski ia amnesia. Mereka tidak tahu bahwa Milo yang sebenarnya telah pergi.

Anael tercipta sebagai Protector, atau malaikat penjaga dalam sebutan manusia. Ia yang kini berada dalam tubuh Milo. Ia adalah penjaga Bree. Saat mengetahui bahwa Bree akan mencoba bunuh diri, Anael nekat turun ke Bumi. Saat Milo sudah dibawa pergi, ia masuk ke dalam tubuh Milo.

Anael merasa senang. Biasa ia hanya bisa berkomunikasi dengan Bree melalui mimpi karena mereka tidak bisa berkomunikasi langsung dengan manusia. Anael sangat dekat dengan Bree karena sejak kecil Bree sudah bisa melihatnya. Tak peduli Anael hadir dalam mimpi Bree dalam sosok siapapun, Bree tetap bisa mengenalinya.

“Kau tahu, kalau ini semua mimpi, kuharap aku tidak pernah terbangun. Supaya aku tidak harus berpisah denganmu.” (hal. 127)

Suatu hari, Bree dan Zach mengantarkan pakaian untuk Milo. Saat itu Zach tidak menemukan Milo. Bree yang menemukannya. Itulah perkenalan pertama mereka. Segera Bree merasa nyaman saat berada bersama Milo. Mereka berbincang seolah sudah kenal lama.


Berbeda dengan Milo, Bree adalah gadis yang sangat menutup diri dan tidak bersemangat dalam menjalani hidup. Ia tidak suka berdekatan dengan orang lain. Hubungannya dengan Zach pun belakangan semakin menjauh. Satu- satunya yang bisa membuat Bree lebih senang adalah ketika ia tidur, sosok itu akan hadir. Ia sangat memahami Bree. Tetapi belakangan ia tidak pernah muncul.

Bree semakin dekat dengan Milo. Awalnya Bree yang tidak semangat mengikuti pementasan drama di sekolah, kini menjadi tertarik dan rajin ikut latihan. Semua karena Milo. Semangat hidup Bree perlahan tumbuh kembali. Mereka banyak menghabiskan waktu bersama.

Hingga semua rahasia hidup Bree terbongkar dan Bree terpaksa mengundurkan diri dari pementasan. Di sisi lain, kakek Bree dan Zach mulai mencium adanya keanehan pada Milo. Mereka mulai curiga bahwa Milo kerasukan. Kakek Bree yang takut cucunya berada dalam bahaya pun berusaha untuk membuktikan kebenaran itu tanpa memberitahu Bree.

Rahasia apa yang disimpan oleh Bree? Bagaimanakah nasib Anael yang akan segera dikeluarkan dari tubuh Milo? Akankah ia berpisah begitu saja dengan Bree setelah ia menyadari bahwa ia mencintai gadis itu? Ikuti kisah mereka dalam Made of Stars.
³
Membaca Gagas Debut yang satu ini membuat saya merasa sedang membaca novel terjemahan karena selain setting-nya di Roma, suasana yang diciptakan juga pas jadi tidak terkesan maksa. Ceritanya berjalan pelan. Penggunaan bahasanya tidak santai tapi mudah dipahami.

Secara keseluruhan saya lumayan suka dengan novel ini. Konsep ceritanya menarik. Saat bacanya juga bisa mengikuti hingga akhir. Cuma ya itu, penggunaan bahasanya yang kurang santai.  He he.. 3 dari 5 bintang untuk novel pertama Hana Krisviana. Ditunggu novel berikutnya ya J