Daftar Review

Sabtu, 20 Juli 2013

Rain Over Me - Arini Putri

Judul               : Rain Over Me
Pengarang      : Arini Putri
Penerbit         : Gagasmedia
Tebal              : 352 halaman

Sinopsis :

Ini cinta yang sulit. Kau dan aku ditakdirkan tak saling memiliki. Aku tak bisa mencintaimu seperti yang aku mau.

Namun, ketika dia hadir dalam hidupmu – di antara kita – aku pun sadar kebahagiaanku pelan- pelan akan memudar. Betapa tidak, dia bisa memberimu cinta dan perhatian. Menggenggam tanganmu hingga akhirnya kau terlelap di sisinya. Dia melakukan semua yang ingin aku berikan kepadamu.

Dan hari ini, aku memandangi senja pertama yang kunikmati tanpa dirimu. Aku belajar berbahagia untukmu. Dia yang paling tepat. Aku tahu itu – tapi…, bagaimana denganku?

Bagaimana caraku bahagia tanpa dirimu?

Review :
Kim Hyu Bin bukanlah anak yang penurut dan pendiam seperti anak seusianya. Ia bandel dan hobinya berantam. Setiap hari kerjanya selalu mencari masalah. Terlebih saat Ayahnya mengenalkan sosok Ibu baru padanya. Hyu Bin tidak terima.

Namun, Yuna, anak perempuan itu, mampu meruntuhkan baja di hatinya. Yuna adalah adik tirinya. Bersama Yuna ia melewati hari yang bahagia. Ia menyukai Yuna. Baginya Yuna adalah malaikat kecilnya. Sayangnya kebahagiaan Hyu Bin tidak bertahan lama karena Yuna dan Ibunya harus kembali ke Solo, kota asal mereka.

Tahun demi tahun berlalu begitu saja. Hyu Bin kembali menjalani hidupnya yang dulu, pembuat onar. Ayahnya yang sudah tidak tahan memutuskan untuk ‘memaksa’ Hyu Bin bekerja di salah satu restoran mereka, Little Kim’s Restaurant.  Sebagai pelayan pula. Hyu Bin tentu saja menolak namun ia tidak bisa berbuat apa- apa selain menurut.

Awalnya terasa berat. Semuanya asing ditambah dengan pelayan wanita satu- satunya di sana yang bernama Han Chae Rin yang seenaknya memarahinya, membuat Hyu Bin canggung. Bahkan sebelum menjadi pelayan pun, Chae Rin sudah mencari masalah dengannya. Jadilah hari- hari mereka dilalui dengan perdebatan dan saling mencibir.


Sesering apapun mereka bertengkar, pada akhirnya mereka juga saling membantu. Keduanya mulai menikmati keberadaan ‘musuh’ mereka di samping mereka.

Tidak ada sesuatu yang abadi di dunia ini, hal 113

Hyu Bin mendapat kejutan saat ia disuruh menjemput tamu Ayahnya yang tak lain adalah Yuna, malaikat kecil yang sangat dirindukannya. Ia merasa tenang setiap kali Yuna berada di dekatnya. Ia menganggap Yuna lebih dari sekadar adik tapi ia tidak bisa mengubah kenyataan bahwa Yuna adalah adiknya.

Han Chae Rin menyimpan masa lalu dan luka yang mendalam dalam hatinya sehingga ia membenci semua orang kaya. Padahal pria bernama Yoon Jeon Seuk itu sangat menyayangi dan mencintainya meski Chae Rin tidak pernah sedikit pun bersikap manis padanya. Jeon Seuk hampir sempurna. Ia kaya, tampan, dan baik hati. Jeon Seuk akhirnya menyerah saat melihat kebencian Chae Rin terhadap orang kaya bukan menjadi alasan utama wanita itu menolaknya karena Chae Rin toh tertarik pada Hyu Bin yang jauh lebih kaya darinya.

Persepsi Chae Rin mengenai orang kaya berubah. Ia telah jatuh hati pada orang kaya. Ia merasa bahagia setiap berada di dekat Hyu Bin padahal awalnya ia kesal setengah mati pada pria itu. Namun ia sadar Hyu Bin hanya menjadikannya sebagai pelarian karena yang terpatri di hati Hyu Bin hanyalah Yuna. 

“Chae Rin, aku selalu mencintaimu. Sangat mencintaimu. Dan kalau sekarang kau merasa bahagia, aku ikut bahagia…” hal. 270

Yuna memutuskan kembali ke Seoul untuk melanjutkan studinya dan untuk menemani Hyu Bin yang kacau. Hampir sama seperti Hyu Bin, Yuna memiliki perasaan lebih dari seorang adik. Ia mencintai Hyu Bin. Tapi ia tidak boleh terus berharap. Walaupun sakit melihat Hyu Bin dekat dengan wanita lain, dan wanita itu adalah Chae Rin, Yuna tetap berusaha untuk menyembunyikan perasaannya dan mendekatkan mereka berdua. Di tengah patah hatinya, ia tidak sendiri. Kakak kelasnya yang bernama Yoon Jeon Seuk juga mengalami hal yang sama. Jeon Seuk mengenali Yuna yang dulu pernah satu sekolah dengannya. Mereka cepat akrab. Yuna gadis yang menyenangkan dan mudah disukai menurut Jeon Seuk. Yuna juga sedikit mengagumi Jeon Seuk.

Hyu Bin, Chae Rin, Yuna, dan Jeon Seuk. Apa yang sebenarnya terjadi di antara mereka berempat? Bagaimana akhir kisah cinta mereka berempat? Baca selengkapnya di Rain Over Me ya.
Û

Ini merupakan novel kedua karya Mbak Arini Putri yang saya baca setelah Goodbye Happiness. Berbeda dengan Goodbye Happiness yang menguras emosi, Rain Over Me lebih ringan tapi mampu mengajak pembaca untuk tetap mengikuti jalan cerita cinta segi empatnya dengan baik. Saya sempat berhenti membaca novel ini karena saat itu saya sedang menonton K-drama berjudul Love Rain. Jadi setelah dramanya tamat, baru saya lanjut baca lagi. Dan untuk ukuran saya yang biasanya lama sekali dalam membaca novel, Rain Over Me selesai saya baca dalam waktu singkat. Mungkin karena ceritanya yang tidak rumit dan penggunaan bahasanya yang membuat saya luwes dalam membacanya.

Kisah yang (sebenarnya) sederhana ini disajikan dengan baik oleh Mbak Arini. Ada tiga sudut pandang yang digunakan, yaitu dari sisi Hyu Bin, Chae Rin, dan Yuna (Jeon Seuk tidak ada. Hiks..). Nampaknya gonta ganti posisi ini menjadi sedikit hambatan sehingga ada beberapa penggunaan kata ganti yang kurang tepat. Salah satunya pada dialog (bagian Han Chae Rin) ini :
“Ah, tentu saja,” jawabnya cepat. “Silahkan lihat dulu. Bila sudah menentukan pilihan, Anda bisa memanggil saya,” ujarku sopan dan berlalu meninggalkan dua pengunjung itu sibuk membolak- balik buku menu.
Kesannya feel penulis masih terfokus pada tokoh sebelumnya padahal sudut pandang sudah dialihkan. Dan beberapa kesalahan ketik juga masih ditemukan. Namun itu tidak menjadi masalah besar selagi saya masih bisa mengerti jalan ceritanya. Ini juga menunjukkan semakin bagus kualitas karya Mbak Arini karena kesilapan- kesilapan seperti ini sudah jauh berkurang di novel selanjutnya yag saya baca terlebih dahulu.

Juga, setting Korea hanya sebatas kata Seoul dan Incheon, bandara Korea. Tidak ada detil yang mendukung sehingga unsur Koreanya tidak terasa.

Terlepas dari itu semua, saya merasa novel ini cukup apik. Saya suka semua tokohnya. Tidak ada yang bikin kesal. Yuna sangat baik dan pengertian, Jeon Seuk yang sangat fair. Kisah yang manis, ringan, dan tidak bikin bosan. Selamat membaca J

Selasa, 09 Juli 2013

Thalita - Stephanie Zen


Judul               :  Thalita
Pengarang      : Stephanie Zen
Penerbit         : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal              : 272 halaman
Sinopsis :
Thalita baru saja masuk SMA, dan ortunya nggak mengizinkan dia masuk ke SMA tempat Andra, mantannya, bersekolah. Itu karena Andra junkie, dan ortu Thalita nggak mau ambil risiko anaknya ikut terjerumus ke dunia drugs. Sebenarnya Thalita masih sayang sama Andra, tapi ia kecewa lantaran Andra nggak mau menuruti permintaannya untuk ikut rehab. Ia akhirnya memutuskan Andra dan masuk SMA yang ditunjuk ortunya.
Sayang, Andra ternyata nggak begitu sdaja mau melepas Thalita. Ia terus memohon supaya mereka balikan. Thalita dilema, tapi ia tahu, demi kebaikannya sendiri, ia nggak boleh balikan lagi sama Andra.
Di sekolahnya yang baru, Thalita bertemu Darren, cowok yang dingin setengah mati sama cewek. Itu lantaran Darren pernah dikecewakan Cheryl, cewek yang dicintainya habis- habisan tapi lebih memilih hidup dalam dunia hedonis, termasuk berkubang dalam drugs.
Thalita dan Darren, yang terpaksa melepas dua orang yang mereka sayangi karena narkoba, akhirnya merasa cocok satu sama lain. Dan berkat Tatyana, adik Darren, yang menjodoh- jodohkan mereka, Thalita dan Darren akhirnya jadian.
Semua terasa sempurna saat ini. Tapi, bagaimana jika Cheryl kembali?

Review :
Melepaskan orang yang kita cintai bukanlah hal yang mudah. Ada pepatah mengatakan, butuh waktu sehari untuk mencintaimu, tapi untuk melupakanmu butuh waktu seumur hidupku. Begitulah yang dialami oleh Thalita. Ia sangat mencintai Andra. Namun hubungan mereka harus kandas saat memasuki SMA. Orangtua Thalita tidak menyetujui hubungan mereka karena Andra seorang pecandu narkoba. Setelah menimbang- nimbang, Thalita memutuskan Andra. Orangtuanya benar. Ia bisa saja ikut terjerumus ke dunia narkotika kalau ia pacaran dengan seorang pecandu.
Thalita sudah pernah membujuk hingga memohon kepada Andra agar direhab, tapi cowok itu tidak mau. Selama ini Thalita juga sudah bersabar hingga sekarang. Saatnya ia melepas Andra. Namun cowok itu minta balik tapi belum memenuhi syarat dari Thalita, yaitu berhenti (baca : berhenti menggunakan narkoba).
Thalita sedih sekali. Ia mencoba untuk melupakan Andra namun tidak bisa. Di saat ia kehilangan Andra, sosok Darren datang dan mengisi hari- hari Thalita. Darren juga yang membantu Thalita untuk bangkit dari rasa kehilangan. Awalnya Thalita tidak bisa menerima Darren. Selain masih teringat dengan Andra, ia juga canggung karena saat itu ia masih sepakat dengan Tatyana, adik Darren, untuk mendekati Darren. Tapi setelah kesepakatan itu dihapus, ia malah lebih dekat dengan Darren. Ditambah Darren yang sangat memerhatikannya.
Ternyata tidak hanya Thalita, Darren pun memiliki masa lalu yang hampir sama. Bedanya, Darren ditolak oleh cinta pertamanya, Cheryl, karena Darren menolak untuk ikut ngedrugs. Sejak itu cowok ganteng idolah sekolah ini menjadi dingin terhadap cewek.  Dengan Thalita lah ia merasa ‘hidup’ kembali.
Hari- hari mereka menjadi penuh warna seperti remaja lainnya. Hingga Cheryl kembali dan meminta kesempatan kedua kepada Darren karena ia mengaku ia sudah bersih (bukan lagi pecandu). Darren goyah. Jauh di lubuk hatinya, cinta pertamanya tidak akan bisa ia lupakan.
Siapakah yang dipilih Darren? Thalita atau Cheryl? Bagaimana keduanya menghadapi situasi yang sudah berubah? Ikuti kisah selengkapnya di Thalita.



Novel kedua Mbak Stephanie yang saya baca setelah One Last Chance. Saya masih menyukai gaya penulisannya. Ceritanya dapat saya ikuti dengan baik. Meski tema yang disajikan masih seputar percintaan remaja, kali ini disisipi dengan tokoh yang berhubungan dengan drugs (nilai plusnya : mengingatkan kita agar sadar bahaya narkoba), saya masih tertarik untuk baca sampai bagian terakhir.
Terutama bagian menceritakan awal Thalita masuk SMA. Ini mengingatkan saya pada masa itu juga. Aroma bangku sekolah yang baru dicat, suasana kelas dan teman baru, juga setiap guru yang memasuki kelas. *uuggh..malah curcol*
Darren menjadi tokoh yang charming sekaligus nyebelin bagi saya. Di awal cerita, ia datang pada Thalita dan memperlakukan gadis itu dengan begitu manisnya, lalu setelah Cheryl kembali..yah..bisa ditebak, cara Darren menunjukkan perasaannya, boleh langsung baca novelnya, he he..
Secara keseluruhan, novel ini okelah. Konfliknya juga tidak berlebihan beratnya sehingga feel roman remajanya masih dapat. Bagi teman- teman pecinta teenlit, novel ini boleh menjadi pilihan. Selamat membaca J

Kamis, 27 Juni 2013

Ti Amo, Tia Amoria - Karla M. Nashar

Judul               : Ti Amo, Tia Amoria
Pengarang      : Karla M. Nashar
Penerbit         : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal              : 344 halaman

Sinopsis :
Tia Amoria, si mata cokelat ekspresif, dengan mudah membuat para lelaki tergelincir dalam kecantikan alami yang dimilikinya. Tia telah mematri rapat hatinya karena ia memiliki alasan terbaik di dunia ini untuk bersikap demikian. Tapi semua itu berubah ketika ia bertemu dengan Marco Dantѐ yang eksentrik.
Marco Dantѐ, si tampan yang eksentrik, selama dua tahun terakhir berhasil hidup steril tanpa kehadiran wanita. Seperti halnya Tia, Marco memilih untuk menutup pintu hatinya karena ia pun memiliki alasan terbaik di dunia ini untuk bersikap demikian. Tapi semua itu berubah ketika Marco bertemu dengan Tia Amoria yang memesona.
Butuh energi luar biasa bagi Tia untuk mempertahankan apa yang selama ini dipercayainya setelah Marco memasuki kehidupannya. Tia kini harus mempertanyakan kembali semua keputusan yang telah dibuatnya beberapa tahun lalu.
Terlebih ketika Marco berbisik di telinganya…

“Ti amo, Tia Amoria – I love you, Tia Amoria.”

Review :
Tia Amoria senang sekali saat ia akan memulai kehidupan barunya di Bali bersama Alila, putri kesayangannya dan Bi Lesti, asisten rumah tangga mereka. Ia akan sebagai manajer properti di Frangie, properti tercantik yang pernah dilihat oleh Tia. Tidak tanggung, perusahaan juga memfasilitasinya sebuah unit di Frangie. Lengkap sudah kebahagiaan Tia.

Lalu semua berubah saat ia mengenal Marco Dantѐ. Lelaki itu tinggal di Frangie juga, satu lantai tepat di atas unitnya. Satu demi satu kesalahpahaman mewarnai awal perkenalan mereka. Tia sangat tidak menyukainya. Sayangnya Alila terlanjur akrab dengan lelaki aneh itu.

Marco, tanpa tahu alasan yang pasti, berusaha untuk menjelaskan setiap kesalahpahaman yang terjadi antara ia dengan Tia. Padahal biasanya ia tidak peduli. Marco, selama dua tahun ini telah menutup dirinya dan menolak cinta. Luka itu masih membekas di hatinya. Hingga sekarang. Setelah mengenal Tia, ia sadar bahwa selama ini ia hanya mencoba melarikan diri dari cinta. Berkat Tia ia bersedia keluar dari zona yang selama ini memenjarakan kehidupannya.

Kadang dalam hidup ini kita mengalami kepahitan yang membuat kita takut untuk melangkah maju. Aku pernah membiarkan kepahitan masa laluku menghalangi kebahagiaanku. Untunglah, aku segera menyadarinya dan memperbaiki kesalahanku itu. hal. 160

Tia sama seperti Marco. Ia menutup diri dan tidak pernah memberikan sang cinta kesempatan untuk datang padanya. Bukan karena ia pernah dikhianati seperti Marco. Ia terlalu takut apa yang terjadi pada orang- orang yang ia cintai terjadi padanya. Awalnya ia mencoba menjaga jarak dengan Marco saat ia tahu ia bisa jatuh cinta kepada lelaki itu jika mereka tetap berinteraksi. Ternyata Marco berani untuk menyatakan cintanya pada Tia dan seiring dengan kedekatan mereka, Tia bisa melihat ketulusan dan kesungguhan Marco dan ia menerima cinta Marco.

Always trust your heart. It never tells you lie.hal 220

Namun saat masa lalu itu kembali menghampiri, akankah cinta mereka menjadi korban?
Ikuti romansa Marco Dantѐ dan Tia Amoria dan selami emosi demi emosi yang mengalir dalam Ti Amo, Tia Amoria.
˜™
Yang dapat saya ungkapkan adalah saya menyukai novel ini. Saya menikmati gaya penulisan Mbak Karla, setiap alurnya, dan salah satu bagian yang saya sukai, epilognya. Gaya penulisan Mbak Karla menurut saya sederhana tapi mendalam. Tidak berlebihan namun mampu menyentuh perasaan pembaca. Ti Amo, Tia Amoria memiliki komposisi tersendiri meski tidak sedalam Bellamore . 

Hanya saja untuk Marco Dantѐ yang ganteng dan memikat, saya kurang greget dari segi fisiknya. Mungkin karena kesan pertama yang menurutku kurang oke (Marco saat itu lagi galau- galaunya sehingga rambutnya dibiarkan panjang dan jenggotnya juga. aiihh..). *kesan pertama itu penting, kan?*

Selebihnya saya sangat menikmati kisah Tia dan Marco. Ketertutupan mereka terhadap cinta dan proses bagaimana mereka bisa membuka hati masing- masing untuk menerima cinta itu bukan hal yang mudah. Salut untuk Mbak Karla yang (lagi- lagi) mampu menghanyutkan emosi pembacanya. Recommended  bagi para pecinta Metropop J

Minggu, 26 Mei 2013

The Devil in Black Jeans - aliaZalea

Judul             : The Devil in Black Jeans

Pengarang    : aliaZalea

Penerbit        : PT Gramedia Pustaka Utama

Tebal              : 352 halaman


Sinopsis :
Dara betul- betul mencintai pekerjaannya sebagai personal assistant para artis, sampai dia bekerja untuk Blu, penyanyi opera Indonesia berumur lima belas tahun. Masalahnya bukan pada Blu, tapi kakaknya, yaitu Johan Brawijaya, drummer paling ganteng se- Indonesia yang superprotektif kepada adiknya dan membuat Dara ingin mencekiknya setiap kali bertemu.
Sebagai drummer kawakan Indonesia dengan wajah di atas rata- rata dan masih single, Jo mencintai kebebasannya untuk melakukan apa saja yang dia mau. Kebebasan ini punah dengan kedatangan adiknya di rumahnya. Seakan itu belum cukup parah, kini seorang PA artis yang sok tahu, super menyebalkan, berbentuk Dara, muncul dan mulai mengatur kehidupannya.
Satu- satunya hal yang membuat mereka berdua bisa saling bertoleransi adalah karena Blu. Atau itulah yang mereka pikir hingga ciuman itu terjadi. Satu ciuman yang membuat keduanya berpikir dua kali tentang perasaan mereka terhadap satu sama lain.

Review :

Hidup Jo seakan kiamat saat pembacaan surat wasiat mendiang Ayahnya. Bukannya mendapat harta atau apa, ia malah mendapat tugas untuk menjaga adik tirinya, Blu. Jo kesal bukan main. Tapi anehnya ia menuruti pesan almarhum Ayahnya juga.
Maka kembalilah Jo ke Indonesia, mengurus Blu yang kini tinggal di rumahnya karena Poppy, Ibu kandung Blu, sedang berada di Paris untuk mengambil Cuisine Diploma. Ia yang mengantar jemput Blu, mulai dari sekolah hingga ke MRAM, manajemen tempat Blu bernaung.
Merasa kebebasaannya mulai menghilang, Jo memutuskan merekrut seorang asisten untuk mengurus Blu. Seorang wanita cantik bernama Dara datang untuk diwawancara. Sejak awal pertemuan mereka, awan gelap sudah menghiasi keduanya. Jo tidak menyukai Dara. Sayangnya Blu ngotot ingin Dara yang menjadi asistennya.
Dan lihatlah, kini wanita itu tidak hanya bekerja sebagai asisten, ia juga mengatur kehidupan Jo. Jo sangat menyesal telah mempekerjakan asisten untuk Blu. Pertengkaran antara Jo dengan Dara sering terjadi. Salah satunya mengenai makanan. Melihat stok makanan di rumah Jo yang kebanyakan adalah makanan siap saji, Dara mengubah isi lemari dan kulkas Jo. Semua yang berbau instan disingkirkan dan ia mengisinya dengan sayuran dan bahan makanan alami lainnya yang bermanfaat bagi pertumbuhan Blu. Tentu saja ini menyebabkan Jo marah. Makanan kalengnya, minuman kalengnya, semuanya lenyap.
Jo marah besar. Daratakut ia dipecat. Jujur ia membutuhkan pekerjaan ini untuk membantu Panji, tunangannya,  mengumpulkan uang untuk membiayai pernikahan mereka yang segera tiba. Meski awalnya Panji melarangnya untuk bekerja menjadi asisten artis, Dara tetap ngotot. Selain karena ia butuh uang, ia memang menyukai pekerjaannya tersebut. Saat ini, bekerja untuk Blu sangat menyenangkan. Ia sudah menganggap Blu sebagai adiknya sendiri. Oleh karena itu, Dara sangat lega ia belum dipecat.
Namun hal itu tidak berlangsung lama. Saat mengetahui Dara membawa Blu ke acara malam tahun baru yang diselenggarakan di sekolah, Jo yang superprotektif terhadap adiknya, tanpa ragu untuk memecat Dara. Tamat sudah.
Tanpa diduga, Jo datang beberapa hari setelah pemecatan Dara. Ia datang untuk meminta maaf dan mengajak Dara untuk bekerja kembali, setidaknya hingga Poppy kembali ke Indonesia. Setelah melalui beberapa pertimbangan, akhirnya Dara kembali.

Sejak itu Jo mulai berubah. Ia lebih menghargai pendapat Dara. Keduanya semakin dekat. Bahkan Blu, Jo, dan Dara sudah seperti keluarga. Dan perasaan Jo terhadap Dara juga berubah. Ia tidak lagi mengganggap Dara sok ngatur dan sok tahu. Begitu pula dengan Dara, ia mulai mengenal Jo dan menyadari, di luar dari sifat playboy Jo, Jo adalah pria dewasa yang perhatian dan menyayanyi keluarganya.

Dia tidak tahu kenapa dia membutuhkan waktu sebegini lama untuk menyadari ini. laki- laki yang ada di hadapannya penuh kontradiksi. Dia laki- laki yang penuh kasih sayang, yang mencintai adiknya, pekerjaannya, tahu cara menghargai segala sesuatu yang dimilikinya, tanpa mengharapkan apa- apa dari orang lain. (hal. 227)

Siapakah yang dipilih oleh Dara di detik- detik terakhir menjelang pernikahannya? Jo atau Panji? Ikuti petualangan cinta Jo di The Devil in Black Jeans.

Ini novel ketiga Mbak aliaZalea yang saya baca setelah Celebrity Wedding dan Crush Into You (reviewnya saya skip karena saya kurang greget). Berbeda dengan CIY (yang menurut saya cukup monoton, menurut saya lho ya), The Devil in Black Jeans jauh lebih seru . Interaksi antar tokohnya lebih terasa dan lebih menyatu dengan emosi saya saat membaca. Memang tidak emosional sekali, namun sangat menarik untuk terus diikuti. Serunya sama seperti saat membaca Celebrity Wedding. Kalau di Celebrity Wedding menceritakan tentang Revel, kali ini, yang menjadi tokoh utama prianya adalah Jo, drummer Revel. Jadi ceritanya masih ada hubungan dengan Revel dan Ina.
Karakter yang paling saya suka di sini adalah Jo. Galak- galak tapi so sweet banget. Terharu juga melihat perhatiannya kepada adiknya, meski Blu adalah adik tirinya. Saking sayangnya ia terhadap Blu, cara yang ia gunakan salah. Ia terlalu protektif terhadap Blu sehingga adik kecilnya itu merasa tidak nyaman. Di luar itu semua, Jo juga adalah pria yang sangat menghargai perasaan wanita. Di sini kelihatan dari hubungannya dengan Dara. Ia membiarkan Dara melakukan apa yang wanita itu suka dan tidak akan memaksakan apa yang Dara tidak suka. Mengapa Jo bisa menjadi playboy, itu baca sendiri ya. He he..
Berbeda dengan Jo, pertama kali membaca nama Panji saja saya sudah tidak suka. Apalagi setelah membaca sikapnya terhadap Dara. Rasanya pria itu minta dijotos. Ha ha.. Ia selalu mengekang Dara. Semuanya harus pas di mata Panji. Menjadi seorang Dara tidaklah mudah. Selama dua tahun ini ia sudah bersabar. Dara yang bersikeras untuk mempertahankan hubungannya dengan Panjin hanya bisa menuruti keinginan tunangannya itu. Huh..

Metropop karya aliaZalea yang satu ini keren. Tidak melo- melo, konfliknya tidak ribet- ribet tapi mengena. Aku rekomendasi buat teman- teman pecinta Metropop dan novel romance. Selamat berburu dan selamat membaca :)

Sabtu, 25 Mei 2013

Benabook - Benazio Rizki


Judul             : Benabook
Pengarang  : Benazio Rizki
Penerbit       : Bukune
Tebal             : 284 halaman

Sinopsis :
Dibalik pohon, biasanya ada orang yang pipis, tapi dibalik “si pohon kribo” yang ini ada banyak ide. Ya, masa kecil Bena yang kuper, cupu, dan penakut membuatnya asyik dengan dunia sendiri – main internet, gadget, menulis, dan berteman dengan kucing. Tapi dari situlah, tumbuh ide- ide menjamur dalam kepalanya yang kribo.
Sekarang, setelah dikenal sebagai blogger, pembuat video, dan…”pohon berjalan”, Bena membagi kisahnya. Mulai dari cerita celana superpendek masa SD yang membuat ia jadi incaran om- om, masa pedekate dengan cewek cakep lewat internet, sampai pengalamannya tampil di depan umum untuk kali pertama.
BenaBook dikemas khas gaya Bena – santai, penuh permainan, dan ilustrasi yang unik.

Review :

Wah, cakep nih buku. Pertama kali waktu gue lihat buku ini di toko buku, gue belum tertarik untuk beli. Pas tahu kalau buku ini dapat respon yang bagus di Goodreads dan media lainnya, akhirnya gue tertarik untuk membeli buku ini. dan taraaa…..buku ini akhirnya gue beli dengan budget pas- pasan tapi maksa dan selesai dibaca dalam waktu singkat.

Bena saat terserang virus alay
Bukunya? Keren bo! Gambarnya unyu- unyu. Banyak tapi seimbang dengan tulisan yang ada di dalamnya. Merah, hitam, dan putih menjadi warna dominan di buku ini. Plus dengan pembatas bukunya yang nggak kalah unyu, berbentuk kacamata si kribo. Soal fisik buku ini, puas deh.

Isinya? Seperti judulnya, buku ini menceritakan tentang kehidupan Bena dari sebelum ia dilahirkan hingga kribo seperti sekarang, kribonisasi namanya. Penuturannya lincah dengan bahasa yang khas anak muda banget yang gue jamin elo bakalan suka. Mengikuti kisah hidup Bena juga membuat gue ikut bernostalgia tentang masa kecil gue.

Bena yang kuper akhirnya menemukan temannya. Dalam kesendiriannya ia menemukan dunia barunya. Bena menjadi techno lover. Ia mulai suka sama gadget, mulai berkenalan dengan software- software komputer dan juga jejaring sosial. Buat temen- temen yang penasaran sama Bena, temen- temen bisa berkunjung ke blognya di benablog.com ataupun melalui akun Twitter nya di @benakribo.
pembatas bukunya yang nggak kalah unyu

Meski kuper, gini- gini Bena juga punya kisah cinta yang tak lekang oleh waktu lho *halaaa* Sejak duduk di bangku sekolah, Bena lancar mengeluarkan aksi pedekate yang sayangnya selalu berujung pada penolakan. Namun ia tidak patah semangat. Hidup tetap berjalan, cuy. Yang unik adalah gaya Bena menggunakan nama gebetan dan mantannya.  Ada Bunga (yang ini masih oke), Cherry (yang ini juga), Sawi (bah, lari ke sayur), Kismis (no komen dah), Singkong (ini mantannya Bena yang paling brutal), Kangkung (asli ilustrasinya bikin ngakak), hingga Bombay.

Biar ngakak- ngakak gini, Bena tak lupa menyisipkan sepatah- dua patah kata untuk memotivasi para pembaca. Ini dia beberapa quote- quote dari Benabook :
BANYAK ORANG YANG MENYEPELEKAN SEBUAH MIMPI.
Padahal, berawal dari sebuah mimpi, kita bisa mewujudkan apa yang menjadi tujuan hidup kita. Kalo kita bisa memimpikannya, berarti kita bisa mewujudkannya. Tinggal gimana kita ngeyakinin diri sendiri dan nikmatin proses yang ada. (hal. 247)

Tanpa orang tua kita, kita tidak akan pernah terlahir ke muka bumi ini.
Tanpa orang tua kita, kita mungkin tidak akan bisa menikmati kehidupan seperti sekarang ini.
Dan;
Tanpa ridho orang tua kita, kita tidak akan bisa menjadi siapa- siapa. Karena ridho Tuhan, adalah ridho orang tua kita.
Dari semua yang terjadi di dunia ini, ada satu hal yang nggak bisa kita hindari. Takdir. Hanya Tuhan yang mengatur semua itu. Kita sebagai manusia jangan pernah berhenti bersyukur dan berdoa kepada-Nya. Sayangi dan cintai orang- orang terdekat kita selama mereka masih ada. Bersyukur atas apa yang kita punya, dan ucapkanlah keinginan kita kepada Tuhan dalam setiap doa kita. Yakinlah, bahwa Tuhan akan membalas kita dengan salah satu dari tiga jawaban ini :
Ya.
Ya, tapi belum saatnya.
Aku punya rencana lain untukmu.
TIDAK PERNAH ADA KATA ‘TIDAK’. (hal. 254)

Lalu…….emm…..baca sendiri dan temukan gambar- gambar lucu yang menggelitik di dalam Benabook ya.

Bukunya oke, cocok sama teman- teman yang belum terbiasa baca novel, apalagi tentang kisah hidup seseorang, Benabook menyajikannya secara berbeda. Isinya juga ringan, tidak seberat bukunya.

Salah satu yang membuat saya suka buku ini adalah kolom yang berisikan nama- nama mereka yang berjasa dalam proses ‘kelahiran’ buku ini di bagian Behind Benabook. Tentunya ini merupakan apresiasi tersendiri bagi mereka yang telah bekerja keras dalam menuangkan ide- ide kreatif semuanya.



Buku ini gue rekomendasikan bagi teman- teman, cocok untuk semua umur. He he.. Selamat membaca :)

Kamis, 09 Mei 2013

Big Brother Complex - Primadonna Angela


Judul                  : Big Brother Complex

Pengarang          : Primadonna Angela

Penerbit             : PT Gramedia Pustaka Utama

Tebal                 : 320 halaman




Sinopsis :
Sudah lama Monique pengin punya abang. Maka saat bertemu Rich – cowok ganteng yang menurutnya “sempurna”, Monique alias Nikki langsung menodong Rich jadi abangnya. Saking percayanya pada Rich, Nikki bercerita tentang cowok yang ia taksir – Nathaniel. Sayangnya Rich langsung menyebarkannya, tanpa sadar bahwa Nikki memang serius, bukan sekadar mengidolakan Nathan yang penyanyi terkenal itu! Nikki yang dipanggil “dukun palsu” karena gemar mengenakan pakaian hitam dan meramal menggunakan Tarot jadi kesal. Banyak yang meledeknya karena berani naksir Nathan.

Saat Nathan memintanya jadi pacarnya, Nikki langsung setuju. Semenjak pacaran dengan Nathan, Nikki menjadi lebih modis dan “gaul”. Dia bahkan diterima dalam geng cewek- cewek populer di sekolahnya, hal yang ia idam- idamkan sejak dulu.

Apa Nikki puas menjadi cewek ngetop walaupun rengan risiko kehilangan sahabatnya, Savitri dan Rich? Apa berpacaran dengan Nathan bisa membuat Nikki sembuh dari Big Brother Complex-nya? Baca dan temukan sendiri jawabannya!


Review :
Menjadi cewek yang dianggap aneh itu sesuatu banget ya. Itulah yang dirasakan oleh Monique alias Nikki. Dia sering dijadikan bahan ledekan teman- temannya, terutama Shandi, cewek cantik bak model di kelasnya. Di kelas, hanya Savitri yang mau bersahabat dengannya. Nikki sendiri pun bingung, mengapa Savitri yang jauh berbeda dengannya mau bersahabat dengannya. Tapi Nikki bersyukur. Setidaknya ia tidak sendirian. Dan, oh ya, masih ada Rich, ‘abang’nya yang selalu menjadi tempat sandaran yang baik. Rich bukan abang kandung Nikki, tapi ia sangat baik dan perhatian terhadap Nikki. Ia punya panggilan khusus kepada adiknya, yaitu Carrisa. Nikki sendiri tidak tahu alasan apa yang membuat dirinya dipanggil dengan nama yang bukan namanya.

Seaneh- anehnya Nikki, ia tetaplah cewek SMA biasa yang bisa naksir sama cowok. Dan cowok yang ia taksir itu bintangnya kota Bandung. Nathan namanya. Ia teman Rich, satu sekolah dengan Nikki. Setiap hari, Nikki hanya bisa melihat Nathan dari kejauhan. Rich kira rasa suka Nikki terhadap Nathan hanya sebatas kagum, jadi ia menceritakan hal itu ke Setyo, embernya sekolah. Bisa ditebak, berita itu menyebar dengan cepat bak virus. Jadilah Nikki semakin diledek.

Namun keajaiban itu benar- benar ada. Tak lama setelah peristiwa itu, Nathan mengungkapkan perasaannya pada Nikki. Nikki tentunya senang sekali. Yang diinginkannya terwujud. Maka jadilah mereka pacaran. Namun pacaran dengan Nathan tidak membuat Nikki bahagia. Demi menyenangkan Nathan, ia rela mengubah karakternya. Nikki yang biasanya tidak menyukai warna pastel dan cerah, kini menjadi Nikki yang modis dengan pakaian yang cerah dan aksesoris yang girly. Nikki bahkan menjadi dekat dengan Maddy (ibu kandung Nikki yang Nikki tidak suka), padahal jika Maddy datang berkunjung, Nikki akan berada dalam jarak sejauh mungkin dengan Maddy.

Tidak hanya itu, persahabatan Nikki dengan Savitri pun retak. Savitri hanya mencoba menjelaskan realita yang ada, Nikki malah menganggap Savitri tidak berbahagia untuknya. Bahkan Rich pun menjauh darinya. Nikki yang sekarang telah berubah.

Dan setelah semua yang dilalui, Nikki tidak tahan. Ia menumpahkan semuanya pada Mamah (ibu tirinya sekaligus ibu favorit Nikki kalau disuruh memilih antara Mamah atau Maddy). Namun penyesalan selalu datang terlambat. Saat Nikki menyadari ia tidak mencintai Nathan, dan cowok yang sebenarnya ia cintai, Rich, pergi meninggalkannya ke New York, apakah Nikki akan kehilangan segala yang berharga? Apakah semuanya benar- benar terlambat?



Ini novel kedua Mbak Primadonna Angela yang saya baca setelah Kotak Mimpi. Membaca bab- bab awal novel ini , entah mengapa saya kurang tertarik. Mungkin dari gaya penulisan dan bahasanya yang saya kurang suka. Sempat terpikir untuk tidak melanjutkan baca novel ini, tapi saya tetap mencoba untuk membacanya hingga habis.

Memasuki pertengahan cerita, saya mulai tertarik untuk membaca lebih jauh. Dan semakin ke halaman belakang, ceritanya semakin oke. Saat konflik mulai muncul pun saya dapat menikmatinya hingga ke penyelesaian dan akhir cerita.

Kejadian yang dialami oleh Nikki juga bisa menjadi pembelajaran bagi kita, terutama yang masih muda. Jadilah diri sendiri dan hindari yang namanya mamanfaatkan orang lain demi kesenangan sendiri.  Secara keseluruhan, teenlit ini bagus untuk dibaca. Selamat membaca J