Daftar Review

Jumat, 15 Agustus 2014

Lima Sekawan : Nyaris Terjebak (Enid Blyton)

Judul               : Nyaris Terjebak
Pengarang      : Enid Blyton
Penerbit         : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal              : 240 halaman

Sinopsis :
Dick diculik! Lima Sekawan mengikuti jejak penculiknya dan mereka sampai ke sebuah rumah besar yang amat terpencil. Tapi… Lima Sekawan akhirnya tertangkap dan ikut dikurung! Dapatkah mereka membebaskan diri?!

Review :
Setelah mencoba membujuk Bibi Fanny, akhirnya Lima Sekawan diizinkan untuk berkemah. Anak- anak senang sekali. Liburan akan menjadi seru mengingat ini kali pertama mereka akan berkemah.

Mereka mengayuh sepeda menuju lokasi perkemahan, mendirikan tenda, dan menikmati liburan mereka di alam terbuka. Namun liburan santai itu berbubah menjadi menegangkan saat mereka bertemu Richard.

Pagi itu, Julian dan Dick hendak berenang di danau dekat kemah. Sesampainya di sana, ada seorang anak yang sedang berenang. Anak itu bernama Richard dan danau itu ialah danau milik keluarganya. Julian dan Dick mengurungkan niat mereka karena danau itu adalah danau pribadi. Namun Richard mengajak mereka dan tak lama ketiganya sudah asyik berenang.

Saat Julian dan Dick kembali ke perkemahan, mereka membawa serta Richard. Richard pun berkenalan dengan Anne dan George. Setelah membenahi tempat tinggal  mereka, anak- anak menyusun rencana untuk bersepeda ke Hutan Middlecombe. Richard mengutarakan niatnya untuk ikut. Katanya ada bibinya yang tinggal di dekat sana. Anak- anak mengizinkan. Mereka kemudian berpisah dengan Richard yang akan meminta izin terlebih dahulu pada ibunya lalu menyusul anak- anak ke Pojok Croker.

Richard menyusul dengan cepat. Ia berbohong kepada anak- anak bahwa ibunya mengizinkan. Padahal ia sama sekali tidak meminta izin. Ia juga bersikap aneh dengan langsung menghilang setibanya di rumah bibinya. Meski merasa aneh, anak- anak tetap melanjutkan perjalanan.

Mereka tiba di Hutan Middlecombe dan menemukan lokasi perkemahan yang cocok. Julian dan George melanjutkan mencari pertanian untuk membeli makanan. Sedangkan Dick tidak ikut karena ban sepedanya bocor dan Anne juga tinggal untuk beristirahat.

Setengah jam kemudian, Dick dan Anne mendengar suara. Richard! Ia berlari dan berteriak ketakutan, hendak meminta tolong pada Julian dan Timmy. Ternyata bibinya sedang tidak berada di rumah dan ia bertemu dengan Rooky, mantan karyawan ayahnya yang dendam karena dipecat. Ia melihat Richard dan hendak menculiknya. Oleh karena itu, Richard lari dan mencari pertolongan.

Richard kemudian berlari lagi mencari Julian dan Timmy. Sialnya, anak buah Rooky tidak mengenali Richard. Mereka melihat Dick, mengira anak itu adalah Richard, lalu menangkap Dick. Anne yang saat itu sedang berada di atas pohon sangat ketakutan.
Sementara itu, Julian dan George sedang dalam perjalanan kembali dan Richard berhasil menemukan mereka. Julian dan George tentu heran. Richard lalu menceritakan semuanya. Mereka bergegas kembali ke tempat Dick dan Anne ditinggalkan.

Anne akhirnya bisa sedikit lega saat saudara- saudaranya kembali. Mereka akan menyusul dan membebaskan Dick. Anne mendengar lokasi penculik itu akan pergi. Namun Richard sangat takut. Anak- anak yang sudah kesal karena Richard tidak memedulikannya. Mereka tetap akan menyelamatkan Dick.

Owl’s Dene ternyata adalah tempat yang mengerikan. Tidak hanya penculikan Dick, Rooky dan teman- temannya juga memiliki rahasia lain. Setelah mencoba agar tidak ketahuan, akhirnya Julian, Anne, George, Richard, dan Timmy malah ikut terkurung. Namun mereka tidak akan tinggal diam. Dick akan ikut bebas bersama mereka. Bagaimana petualangan mereka selanjutnya? Apakah mereka berhasil menyelamatkan Dick dan Richard yang menjadi incaran Rooky? Ikuti petualangan seru mereka dalam Nyaris Terjebak.

Mengikuti petualangan Lima Sekawan selalu menyenangkan. Bayangan tentang tempat Dick disekap semakin menambah kesan seram karena namanya Owl’s Dene. Agak sebal dengan Richard, tapi mau bagaimana. Ia terbiasa hidup berkecukupan dan tampaknya kesepian sehingga tumbuh menjadi anak yang banyak omong tetapi penakut. Tapi pada akhirnya ia bisa juga untuk diajak bekerja sama. Saya suka dengan karakter Julian. Ia sosok kakak yang baik dan bisa diandalkan untuk melindungi adik- adiknya. Masih banyak serial dari Lima Sekawan ini yang belum saya baca, dan pengin mengikuti petualangan mereka yang lainnya. Teman- teman yang suka dengan seri Lima Sekawan ini, manakah petualangan favorit kalian?

Selasa, 15 Juli 2014

Runaway Ran - Mia Arsjad

Judul               : Runaway Ran
Pengarang      : Mia Arsjad
Penerbit         : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal              : 368 halaman
Sinopsis :
Katrina si anak manja yang hobi belanja online itu, sekarang harus belajar hidup irit dan mencari uang sendiri. Kebetulan, ada iklan lowongan yang di-broadcast di Blackberry. Katanya sih untuk jadi asistennya J.F. Ran, komikus pengarang 4 Hero No Zero. Tawarannya menggiurkan sih, dan berhubung kebutuhan belanja online-nya sangat mendesak, Katrina pun mengirimkan CV-nya.

Komik berjudul 4 Hero No Zero sudah tiga tahun ini booming di Indonesia. Komik nyeleneh dan kocak itu ditulis oleh J.F. Ran yang ternyata aslinya ganteng, tapi galak. Apalagi pacarnya, Viana yang judes dan cemburuan setengah mati. Nggak heran kalau orang yang kerja jadi asisten Ran, nggak pernah bertahan lama.

Kali ini giliran Katrina yang jadi asistennya. Bahkan awet nggak ya? Kira- kira siapa yang bakalan takluk? Ran atau Katrina?

Review :

Katrina kini bukan lagi anak seorang direktur. Namun hobi belanjanya itu sudah mendarah daging. Tidak bisa dihilangkan. Katrin yang tengah menyelesaikan S2 nya memutuskan untuk mencari uang saku tambahan agar tetap bisa shopping. Bersama Alya, sahabatnya, Katrin mencari lowongan pekerjaan paruh waktu di luar jadwal kuliahnya. Kebetulan Alya mendapat broadcast tentang lowongan pekerjaan menjadi asisten J.F. Ran, komikus yang lagi naik daun karena komiknya sedang laris di pasaran.

Maka Katrin berangkat untuk wawancara ke tempat yang sudah ditentukan. Selama proses wawancara, Katrin menangkap bahwa sosok Ran sangat ramah. Meski tak yakin bakalan terpilih menjadi asisten Ran, Katrin tetap berharap. Dan benar saja, Katrin diterima.

Menganggap harus meninggalkan kesan yang baik di hari pertamanya bekerja, Katrin dibantu Alya mempersiapkan penampilan terbaik. Tapi yang terjadi malah sebaliknya. Setibanya di apartemen Ran, cowok itu malah mengkritik Katrin habis- habisan. Intinya Katrin salah kostum. Baru hari pertama saja Katrin sudah kesal dibuatnya. Ran yang kini menjadi bosnya sangat berbeda dengan Ran saat wawancara kerja.

Ternyata J.F. Ran ini betul- betul unik. Di luar karakternya yang melenceng dari karyanya, ternyata yang lain- lainnya juga sangat ajaib bin langka. Baru hari pertama, Katrin tercengang- cengang begini. What a first day! (hal. 64)

Selanjutnya pun begitu. Berkomunikasi dengan Ran membutuhkan kesabaran ekstra. Cowok itu selain jutek juga aneh menurut Katrin. Tak heran, pacar Ran juga aneh, bahkan lebih parah dari Ran. Ia sangat posesif dan selalu mencari masalah dengan Katrin. Katrin mencoba untuk sabar karena ia sangat membutuhkan pekerjaan ini. Ran malah tidak pernah membelanya sama sekali. Benar- benar bikin emosi!

Kalau dipikir- pikir, Ran baru sadar kalau Katrin itu menyegarkan, sedangkan Viana bagai polusi yang bikin dia sesak napas. Ibarat penghuni Jakarta, Viana itu asap knalpot yang terpaksa ia hirup selama hidup di Jakarta. Kalau Katrin… cewek itu kayak oksigen. (hal. 264)

Sifat Katrin yang tidak bisa menahan godaan untuk belanja akhirnya membuat Katrin harus bekerja ekstra. Ia menerima saja pekerjaan dari Dini yang tidak ia ketahui dengan jelas. Baru pada hari H nya, Katrin tahu pekerjaannya itu menuntutnya untuk tampil vulgar di sebuah pesta re-opening sebuah karaoke plus- plus. Katrin menolak tetapi Dini tetap memaksa. Untunglah Ran datang tepat pada waktunya. Awalnya Katrin mengira Ran sama saja dengan pengunjung klub yang lain, tetapi setelah Ran menjelaskan semuanya, barulah Katrin mengerti dan merasa terharu.

“Nggak semahal kalo gue harus kehilangan asisten karena kamu frustasi, mengurung diri, dan nggak mau kerja setelah keluar dari sini.” (hal. 281)

Dari Gatot, Iman, dan Herman, teman- teman Ran yang menjadi tokoh superhero dalam komik Ran, Katrin menjadi tahu penyebab Ran bersikap seperti ini. Ran dulunya tidak secuek ini. Dalam hati, Katrin semakin yakin kalau bosnya itu sebenarnya baik. Apalagi saat mendengar Alya yang diputusin sama Adit, cowoknya, dan dituduh sebagai perusak rumah tangga orang, Ran lah yang membantu Katrin menenangkan Alya.

“Kalau kalian semua di sini cuma mau mencari bahan gunjingan, kalian sama aja rendahnya sama orang yang kalian anggap rendah.” (hal. 184)

“Semua yang berlebihan itu nggak baik. Suara yang terlalu keras bisa bikin kita nggak bisa menikmati. Makan terlalu banyak bisa bikin perut sakit. Cinta yang terlalu dalam bisa bikin kita takut melihat kenyataan.” (hal. 189)

Apa yang membuat sikap Ran seolah membatasi diri dari orang- orang di sekitarnya? Sanggupkah Katrin melepas pekerjaan menjadi asisten Ran setelah tidak tahan dengan Viana yang selalu menghina dan mencari masalah dengannya, sementara ia sendiri sangat ingin tetap bisa bersama Ran? Ikuti kisah menggemaskan mereka di Runaway Ran.
$
Sudah lama saya tidak membaca novel dengan gaya bahasa sesantai dan kocak yang ada di Runaway Ran ini. Ceritanya menghibur dan saya suka sekali. Padahal novel ini sudah bertengger di rak dan saya sempat males untuk baca karena tebal. Tapi….sekali baca malah nggak pengen berhenti dan saya bacanya juga cepat. Reviewnya pun cepat. Salut untuk Mbak Mia.

Selain beberapa typo yang tidak terlalu mengganggu, semuanya oke. Karakter yang diciptakan juga jelas. Karakter favorit saya adalah Ran. Gaya bicaranya unik, kombinasi gue-kamu. Paling menggemaskan saat ia berbicara dengan Katrin. Juteknya di mulut saja. Hatinya baik. So sweet banget deh. He he..

Dan karakter yang paling nggak aku suka itu si Adit dan Viana. Adit yang maniak dan Viana yang selalu mencari kesempatan untuk menyerahkan diri sama Ran – yang selalu Ran tolak – sepertinya cocok sekali kalau disandingkan. Tindakan mereka sangat dilarang untuk ditiru.

Secara keseluruhan, keren banget deh ini novel. Sangat membantu sekali di tengah galaunya sidang skripsi ini. 5/5 deh © Bagi teman- teman yang belum membaca, Metropop yang satu ini saya rekomendasi banget. Selamat membaca J

Minggu, 13 Juli 2014

Made of Stars - Hana Krisviana

Judul               : Made of Stars
Pengarang      : Hana Krisviana
Penerbit         : GagasMedia
Tebal              : 270 halaman
Sinopsis :
Dahulu, harapan adalah sesuatu yang menakutkan bagiku. Tak terhitung berapa kali dia membuatku kecewa dan kehilangan semangat hidup.

Namun, bintang jatuh yang melintas di langit Roma malam itu mengabulkan keinginan hatiku. Sesuatu yang selama ini kutahan di dalam mulutku, sesuatu yang tak pernah kuucapkan keras- keras, didengarkan oleh sebentuk bintang mati.

Dia pun datang. Seseorang yang hanya hadir sebagai kembang tidurku, kini menjelma malaikat tanpa sayap. Dia yang melengkungkan senyum di bibirku, dan menyebarkan hangat di beku hatiku. Dia membuatku berharap lagi….
Review :
Semua bermula saat bintang jatuh di malam itu. Aubrey Voerman, biasa dipanggil Bree,  yang – meskipun tidak percaya – menyimpan sebuah permohonan. Zach, pacarnya, yang memohon agar calon saudara tirinya, Milo, tidak lagi menyusahkan setelah kecelakaan menimpanya, juga dokter yang memohon keajaiban untuk Milo yang sedang ia operasi. Dan semuanya terkabul.

Milo Cassini adalah pemuda yang hidupnya dipenuhi oleh hal- hal yang buruk. Setiap hari  kerjanya hanya membuat masalah. Ia juga menentang hubungan Ibunya dengan Ayah Zach. Lalu keajaiban datang. Milo yang selamat dari kecelakaan berubah menjadi Milo yang baik, meski ia amnesia. Mereka tidak tahu bahwa Milo yang sebenarnya telah pergi.

Anael tercipta sebagai Protector, atau malaikat penjaga dalam sebutan manusia. Ia yang kini berada dalam tubuh Milo. Ia adalah penjaga Bree. Saat mengetahui bahwa Bree akan mencoba bunuh diri, Anael nekat turun ke Bumi. Saat Milo sudah dibawa pergi, ia masuk ke dalam tubuh Milo.

Anael merasa senang. Biasa ia hanya bisa berkomunikasi dengan Bree melalui mimpi karena mereka tidak bisa berkomunikasi langsung dengan manusia. Anael sangat dekat dengan Bree karena sejak kecil Bree sudah bisa melihatnya. Tak peduli Anael hadir dalam mimpi Bree dalam sosok siapapun, Bree tetap bisa mengenalinya.

“Kau tahu, kalau ini semua mimpi, kuharap aku tidak pernah terbangun. Supaya aku tidak harus berpisah denganmu.” (hal. 127)

Suatu hari, Bree dan Zach mengantarkan pakaian untuk Milo. Saat itu Zach tidak menemukan Milo. Bree yang menemukannya. Itulah perkenalan pertama mereka. Segera Bree merasa nyaman saat berada bersama Milo. Mereka berbincang seolah sudah kenal lama.


Berbeda dengan Milo, Bree adalah gadis yang sangat menutup diri dan tidak bersemangat dalam menjalani hidup. Ia tidak suka berdekatan dengan orang lain. Hubungannya dengan Zach pun belakangan semakin menjauh. Satu- satunya yang bisa membuat Bree lebih senang adalah ketika ia tidur, sosok itu akan hadir. Ia sangat memahami Bree. Tetapi belakangan ia tidak pernah muncul.

Bree semakin dekat dengan Milo. Awalnya Bree yang tidak semangat mengikuti pementasan drama di sekolah, kini menjadi tertarik dan rajin ikut latihan. Semua karena Milo. Semangat hidup Bree perlahan tumbuh kembali. Mereka banyak menghabiskan waktu bersama.

Hingga semua rahasia hidup Bree terbongkar dan Bree terpaksa mengundurkan diri dari pementasan. Di sisi lain, kakek Bree dan Zach mulai mencium adanya keanehan pada Milo. Mereka mulai curiga bahwa Milo kerasukan. Kakek Bree yang takut cucunya berada dalam bahaya pun berusaha untuk membuktikan kebenaran itu tanpa memberitahu Bree.

Rahasia apa yang disimpan oleh Bree? Bagaimanakah nasib Anael yang akan segera dikeluarkan dari tubuh Milo? Akankah ia berpisah begitu saja dengan Bree setelah ia menyadari bahwa ia mencintai gadis itu? Ikuti kisah mereka dalam Made of Stars.
³
Membaca Gagas Debut yang satu ini membuat saya merasa sedang membaca novel terjemahan karena selain setting-nya di Roma, suasana yang diciptakan juga pas jadi tidak terkesan maksa. Ceritanya berjalan pelan. Penggunaan bahasanya tidak santai tapi mudah dipahami.

Secara keseluruhan saya lumayan suka dengan novel ini. Konsep ceritanya menarik. Saat bacanya juga bisa mengikuti hingga akhir. Cuma ya itu, penggunaan bahasanya yang kurang santai.  He he.. 3 dari 5 bintang untuk novel pertama Hana Krisviana. Ditunggu novel berikutnya ya J

Kamis, 26 Juni 2014

After Office Hours - Dahlian dan Gielda Lafita

Judul               : After Office Hours
Pengarang      : Dahlian dan Gielda Lafita
Penerbit         : GagasMedia
Tebal              : 360 halaman

Sinopsis :
Dan, suatu hari, kita bertemu lagi. Waktu berbeda, situasi yang berbeda juga. Kalaupun ada yang tak berubah, hanyalah perasaanku kepadamu. Aku masih tak punya alasan untuk membalas perasaanmu.
Namun, kau terlalu keras kepala untuk mengakui ketidakcocokan kita. Kau berjudi dengan perasaan, seolah tak khawatir sewaktu- waktu aku bisa menyakitimu. Kau menjanjikan cinta dan aku malah menertawakanmu.
Akhirnya, kau berhenti – menyerah atau balik membenciku, aku sendiri tidak tahu. Aku mencoba menghibur diri, berpikir kalau tanpamu aku pasti baik- baik saja. Tetapi, kenapa dadaku sesak saat melihat punggungmu pelan- pelan menjauh? Apakah ini artinya aku harus balik mengejarmu?

Review :
Athea dipertemukan kembali dengan Roy, mantan kekasihnya di SMA yang pernah menyakiti hatinya. Athea tidak menyangka ia akan menjadi sekretaris Roy Kerthajaya. Meski enggan, Athea tidak punya pilihan lain karena ia memang sangat membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan Gilang, anaknya, dan adiknya yang bernama Rangga yang sedang kuliah. Suaminya, Aditya, telah meninggal karena kecelakaan.

Nelson sangat baik terhadap Athea dan Gilang. Ia mencintai Athea namun Athea mengira kebaikan Nelson hanyalah sebatas kebaikan seorang sahabat. Rasa cemburu melihat Roy yang juga memerhatikan Athea membuat keduanya sepakat untuk bertaruh, siapa yang akan dipilih oleh Athea.

Dalam misinya itu, Roy menjadi pria yang lebih romantis. Awalnya Athea tidak percaya. Bagaimanapun juga Roy adalah seorang playboy yang bisa dekat dengan wanita manapun yang ia suka. Namun Athea luluh juga. Ia tidak bisa membenci Roy. Ia mencintai pria itu. Terlebih dilihatnya Roy bisa menerima Gilang.

Saat Athea memberanikan diri mengungkapkan isi hatinya pada Roy, pria itu malah bersikap dingin padanya dan menghindarinya. Akhirnya Roy mengaku bahwa ia dan Nelson bertaruh. Athea kembali terpuruk, menyadari kebaikan dua pria yang hanya mempermainkan perasaannya.

Nelson yang takut kehilangan Athea mencoba menjelaskan kepada Athea alasan ia taruhan dengan Roy. Setelah Athea bisa menerima penjelasan Nelson, pria itu kembali melamar Athea dan Athea menerimanya. Athea akan mencoba untuk mencintai Nelson.

Di sisi lain, mendengar Athea dan Nelson akan bertunangan membuat Roy kaget. Ia sadar ia mencintai Athea. Kini ia sungguh- sungguh. Ia akan berusaha mendapatkan Athea kembali. Apakah Roy akan berhasil setelah ia menyakiti perasaan Athea yang begitu tulus mencintainya? Ikuti kisah mereka dalam After Office Hours.
©
Dahlian merupakan salah satu pengarang favorit saya dan saya selalu menikmati kisah- kisah yang dituangkannya baik dalam bentuk novel ataupun novella. Dan ekspektasi saya sepertinya terlalu tinggi. Ceritanya sebenarnya bagus, hanya saja ada beberapa bagian yang membuat saya menjadi kurang nyaman saat membaca buku ini.

Pertama, terlalu banyak pengulangan (menurut saya) mengenai Athea yang merasa mengkianati almarhum suaminya yang meninggal setahun yang lalu. Kemudian ada juga deskripsi wajah Athea yang berbentuk hati yang cukup sering diulang.

Kedua, typo yang cukup mengganggu.

Ketiga, bagian awal yang kurang konsisten menurut saya sehingga saya jadi bingung. Seperti perbedaan waktu ‘belasan tahun lalu’ dan ‘lima tahun yang lalu’ yang terdapat di halaman 18 ini :
Hati Athea miris. Perutnya bergolak. Ia tak pernah mengira, kejadian belasan tahun lalu ternyata masih begitu membekas di hatinya. Ternyata, lukanya tak pernah sembuh. Luka….
Lima tahun yang lalu, Athea hanyalah seorang gadis lugu. Siswi pindahan dari Semarang yang….

Itu saja review dari saya. Tetap menantikan karya mereka selanjutnya (next to read : STPC Casablanca :D )

Selasa, 10 Juni 2014

Kopdar BBI Medan : Bongkar Tas Mbak Lis

Yak, setelah menyusun jadwal dan akhirnya semua setuju untuk berkumpul pada 01 Juni 2014, maka berangkatlah saya pada hari itu. Markasnya masih markas favorit, Pizza Hut Gadjah Mada dengan lokasi yang strategis bagi pecinta buku karena jaraknya ke Gramedia Gadjah Mada yang sangaaat dekat.

Saya berangkat lebih  cepat, selain mau membeli buku untuk keperluan kuliah juga sudah lama nggak main ke toko buku dan pengen hunting beberapa novel yang baru terbit. Namun apa daya, setelah membeli buku keperluan kuliah, hujan turun *sepertinya tiep kopdaran kok hujan ya? Aaihh, kalau saja nggak hujan dan lebih cepat, bisa ikut ke Periplus L Hu hu..* Perjalanan dilanjutkan setelah hujan reda. Mamak dan Mbak Lis tentunya sudah di sana.

Nah..kalau sudah ngumpul, bawaannya heboh dan apa aja diobrolin, mulai dari yang berkaitan dengan buku, dunia blogger (nah, yang satu ini saya kurang update, jadi biasa dapat pencerahan dari Mamak dan Mbak Lis waktu kopdar..ha ha..), hingga sharing pengalaman- pengalaman kami. Sayangnya, Ci Mei nggak bisa gabung karena acara pekerjaannya dan Mbak Vyta juga yang nggak bisa ikutan.

Sebagai peramai suasana, Mamak mengusulkan untuk bermain bongkar tas. Jadi kami masing- masing membongkar isi tas yang lain dan target saya adalah tas (a.k.a anak gajah :p) Mbak Lis. Dari luarnya saja sudah kelihatan seru karena tasnya menggembung. Pasti isinya buanyaakk. Dan ini dia hasil bongkar tasnya Mbak Lis  :

Dompet
Tiket nonton konser Trio Lestari
perlengkapan beribadah
notes (yang ini nggak dilihat karena private)
Pulpen setengah lusin (Mbak Lis kelihatannya sangat bersemangat mengikuti ujian di kampusnya sehingga persiapannya oke banget, nggak nanggung..hi..hi..)
badge nama yang dipakai sehari- hari di kantor
iPod dan headsetnya (isinya pasti lagu Korea semua XP)
flashdisk
gantungan kunci
kuitansi pembayaran
dan…..novel- novel bawaan Mbak Lis (Casablanca dan The Miraculous Journey of Edward Tulane nya bikin ngiler)
efek Do Min Joon ssi

Dan masih ada beberapa barang lagi yang saya lupa apa saja sanking banyak nya *peace, Mbak Lis*

Setelah acara bongkar tas, tanda- tanda hujan kembali muncul *datang hujan, pulangnya juga hujan* Kami semua menyudahi acara kumpul bareng ini dan membawa pulang hasil request novel pinjaman masing- masing.

Semoga di kopdaran selanjutnya, anggotanya bisa lengkap ya ^^ Intip juga yuk aksi bongkar tas Mamak dan Mbak Lis di blog mereka J

Minggu, 01 Juni 2014

Dance For Two - Tyas Effendi


Dance For Two
Tyas Effendi
GagasMedia
238 halaman

Sinopsis :
Dear editor,
Saya terjebak dalam cerita yang saya mulai sendiri. Saya selalu membiarkanmu mengacaukan kata- kata yang sudah saya urutkan, membiarkanmu memenggal kepala huruf- huruf yang sudah berbaris rapi itu. Saya pun menikmati setiap cara yang saya lakukan untuk merangkainya kembali, lalu menyusunnya menjadi mozaik baru yang kamu suka.

Ini tentangmu, percayalah. Bagian mana dari dirimu yang tidak saya tahu? Tak ada satu celah pun yang terlewat; setiap potong kehidupanmu adalah gambaran paling jelas yang tersimpan dalam benak saya. Setiap langkahmu adalah jejak tanpa putus yang tercetak di atas peta saya.
Saya tidak ingin selamanya menjadi rahasia.  Saya hidupkan kamu dalam cerita.

Review:
Cinta bisa datang kapan saja, tanpa melihat kondisi. Begitulah yang dialami oleh Caja Satyasa Hasan. Ia jatuh cinta pada Albizia Falcataria, pria Indonesia yang mengenyam pendidikan di Kopenhagen, meski belum mengenal pria itu secara resmi. Caja tidak berani berkenalan dengan Al, jadi ia rela menjadi pengagum rahasia pria itu.

Caja sangat memerhatikan Al. Terutama ketika Al dan teman- temannya berkunjung ke café milik Nenek Caja, Caja selalu menghidangkan makanan yang lebih spesial untuk Al. Caja bahkan – mencari – tahu segala tentang Al. Al yang hobi foto, Al yang masih terikat pada masa lalunya. Ah, memikirkan itu hanya membuat Caja sedih. Sampai kapan pun Al tidak akan menyadari keberadaannya.

Mungkin seorang gadis yang duduk di pinggir sebuah danau di Kopenhagen dengan sahabat laki- lakinya itu sangat polos. Mungkin gadis itu sangat naif. Mungkin semua yang ia katakan saat itu hanya akan ada di kehidupan fiksi, sama sekali tidak akan ada di kehidupan nyata. Ia benar- benar bodoh kalau meyakini seorang pasangan hidup hanya dengan mengamatinya ribuan hari saja. Benar- benar bodoh. (hal. 154)

Caja harus berhenti menjadi pengagum rahasia Al saat pria itu kembali ke Indonesia. Ia menuangkan kisahnya dengan Al, yang mungkin tidak diingat oleh Al, ke dalam sebuah novel. Sebelum Caja kembali ke Yogyakarta, kota ia dibesarkan sebelum pindah ke Kopenhagen, terlebih dahulu novelnya ia email ke Bunda untuk dikirim ke penerbit.

Dan takdir kembali mempertemukan mereka. Caja begitu kaget saat mengetahui bahwa editor novelnya adalah Al. Ternyata Al tinggal di Yogyakarta. Perasaan Caja campur aduk. Begitu pula dengan Al. Meski awalnya Al tidak sadar mengenai isi novel Caja, namun setelah membaca lebih jauh, Al merasa kisah tokoh dalam novel itu sangat mirip dengan kisahnya.

Al baru tersadar saat ia menghadiri konser balet Caja. Ia begitu terpesona oleh Caja. Namun sanggupkah ia melepaskan Ni Luh, kekasih hatinya yang sudah lama tiada? Mengapa saat membaca ending novel Caja (Caja memutuskan untuk tidak mengharapkan Al lagi dan memilih bersama dengan Nikolaj, sahabatnya), hatinya terasa sakit?

Al tahu ia sudah jatuh cinta pada Caja. Mereka berdua saling mencintai. Tetapi mereka seolah menyiksa diri. Keduanya hilang kontak. Dan saat Al sudah siap, ternyata Caja tidak lagi tinggal di Indonesia. Apakah takdir akan mempertemukan mereka kembali? Ikuti kisah mereka dalam Dance For Two.
©

Sederhana tapi rumit. Lah, kok bisa begitu? Kisah cinta yang kalau hanya kita ikuti sekilas memang tampaknya sederhana. Menjadi pengagum rahasia dan mengalami yang namanya cinta sepihak sudah biasa ditemui. Namun yang membuat rumit disini ialah bagaimana pembaca diajak untuk merasakan segala upaya Caja dalam mengenal Al.

Menggunakan dua sudut pandang, dari sisi Al dan dari sisi Caja, membuat pembaca dapat langsung mengetahui interaksi antar tokoh dan kegalauan yang mereka hadapi. Meski ini bukan kisah yang sarat konflik sampai membuat emosi pembacanya naik, namun saya cukup menikmati setiap bab kisah Caja-Al sehingga saya membacanya sampai tamat.

Hanya saja, saat membaca bagian yang menjadi bagian novel yang ditulis Caja, saya merasa seperti membaca buku harian Caja, bukan membaca novel yang sedang diedit. Tapi bahasa yang digunakan penulis tidak ribet dan mudah dimengerti sehingga enak saat dibaca. Secara keseluruhan, okelah. Bagi penyuka novel roman dengan konflik yang tidak terlalu menonjol, novel ini bisa menjadi rekomendasi untuk teman- teman. Selamat membaca J


Kamis, 22 Mei 2014

Dongeng Sebelum Tidur - Agnes Jessica

Judul                   : Dongeng Sebelum Tidur
Pengarang       : Agnes Jessica
Penerbit            : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal                    : 224 halaman
Sinopsis :
Sebelum keluar dari pintu, Cadenza menjawab, “Kupikir aku bisa memperoleh seorang istri idaman, pilihan ibuku. Siapa sangka yang kudapatkan wanita bekas pria lain!” Kiara melemparkan pajangan di tangannya, tapi pintu keburu tertutup, dan patung itu pecah berkeping- keping, terbentur kayu pintu yang tebal.
Karena ayahnya berutang budi pada keluarga angkatnya, Kiara terpaksa menikah dengan Cadenza. Padahal ia telah memiliki kekasih – begitu pula Cadenza. Namun demi baktinya pada orangtua, Kiara menerima perjodohan ini. Kiara sangat mencintai ayah-ibunya, karena itu sesulit apa pun, ia bertekad mengusahakan agar pernikahan yang tak diinginkannya ini terasa menyenangkan.
Namun bila segala upaya telah diusahakan, hubungannya dengan Cadenza tetap saja tidak berjalan lancar, apa lagi yang harus dilakukannya? Apakah ia harus kembali ke Aldi yang telah dikhianatinya, sementara Cadenza juga kembali kepada gadis yang dicintainya?
Di tengah kegamangannya, Kiara menyadari bahwa ia jatuh cinta pada Cadenza. Ia sangat galau ketika Cadenza memutuskan untuk mengakhiri pernikahan aneh ini, apalagi ibunya – yang menjodohkan mereka – telah meninggal. Padahal, selain mulai jatuh cinta pada suaminya, Kiara merasakan sedikit guna dirinya saat ia mencoba menyembuhkan Charles – kakak iparnya – yang tampan tapi menderita gangguan jiwa.

Review :
Kiara terpaksa menerima perjodohan oleh orangtuanya dan berpisah dengan Aldi, kekasihnya selama tiga tahun ini dengan berat hati. Meski begitu, Aldi yang terlihat sangat mencintai Kiara tidak menentang keputusan Kiara. Ia hanya berpesan jika Kiara tidak bahagia setelah menikah, Kiara bisa kembali padanya.
Ø
Cadenza, yang biasa dipanggil Denny, merupakan tulang punggung keluarga setelah ayahnya meninggal. Kini ibunya tengah berjuang melawan kanker rahim yang tengah dideritanya. Keinginan Mirna, Ibu Denny, ialah melihat Denny menikah sebelum beliau meninggal. Jodoh mempertemukan orangtua Kiara dengan Mirna.

Demi menebus kesalahannya di masa lalu, Ayah Kiara bersedia mengabulkan permintaan Mirna, kakak angkatnya. Pernikahan direncanakan sebulan setelah kesepakatan itu.

Sehari sebelum pernikahan, Kiara datang ke rumah Tante Mirna untuk bertemu dengan Denny, calon suaminya. Namun Denny sedang tidak berada di rumah dan terkesan acuh saat mendengar kabar bahwa Kiara sedang menunggu di rumahnya.

Keduanya baru saling bertemu untuk kali pertama pada hari pernikahan mereka. Kiara merasa tertekan mengingat Denny yang sama sekali tidak peduli padanya. Mereka bahkan tidak tidur satu kamar. Berbicara pun hampir tidak pernah.

Di tengah kebosanannya tinggal di rumah Denny, Kiara menemukan aktivitas baru. Berbekal pendidikan psikologi yang dimilikinya, Kiara mencoba menyembuhkan Charles, kakak Denny yang menderita depresi selama enam belas tahun. Awal pengobatannya tidak menunjukkan hasil yang berarti. Saat bertemu dengan Aldi, pria itu bersedia membantu. Kiara menerima bantuan itu. denny tampak tidak senang, namun ia biarkan.

Saat kondisi Charles mulai mulai menunjukkan perkembangan, mereka mencoba memancing respon Charles dengan menggali masa lalunya. Oleh karena itu mereka perlu foto Diah, wanita yang sangat dicintai oleh Charles. Pencarian itu membawa mereka pada kenyataan bahwa Diah masih hidup. Diah sangat mencintai Charles. Ia juga ikut ke Jakarta untuk merawat Charles.

Setelah melalui pertimbangan, terapi terhadap Charles dihentikan. Kini tidak ada lagi yang bisa dilakukan Kiara. Tidak ada lagi alasan baginya untuk tetap tinggal bersama Denny. Denny juga memutuskan agar mereka bercerai setelah enam bulan pernikahan mereka.

Kiara sedih karena ia telah mencintai suaminya. Hingga hari itu tiba, sanggupkah Kiara mengucap selamat tinggal pada suami yang tidak mencintainya itu?
Ø
Saya menyukai konsep cerita ini. Di setiap awal bab juga disisipkan penggalan kisah 1001 malam. Tapi saya merasa ada yang kurang saat novel ini selesai saya baca (ini menurut saya ya). Interaksi antara Denny dengan Kiara tidak terlalu tampak. Ada tetapi sedikit. Saya merasa cerita didominasi oleh masa lalu Charles dan pengobatan Charles sehingga saat di bagian ending, tahu tahu sudah selesai ceritanya.

Namun novel Mbak Agnes Jessica tetap khas dan menarik untuk diikuti karena selalu ada permasalahan hidup yang tanpa kita sadari sebenarnya terjadi dalam kehidupan sehari- hari dan oleh Mbak Agnes dapat dilihat dari sudut pandang yang positif.
        
        Bagi teman- teman yang ingin membaca tapi sudah kesulitan menemukan buku edisi lamanya, kalau tidak salah saya pernah melihat cetakan barunya (tapi beda penerbit) di toko buku. Selamat membaca J