Daftar Review

Kamis, 09 Agustus 2012

Piano di Kotak Kaca - Agnes Jessica


Judul                     : Piano di Kotak Kaca
Pengarang          : Agnes Jessica
Penerbit               : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal                     : 384 halaman
Sejak kecil, Sheila hidup dalam lingkungan keluarga yang buruk. Ayahnya, Charles, selalu bertengkar dengan Ibunya, Mira. Tak jarang wajah Ibunya lebam- lebam karena dipukuli sang Ayah. Suatu hari, Charles ditangkap polisi karena dituduh membunuh Mira. Memang sejak dua hari yang lalu Mira menghilang. Malam hari itu juga Charles kedapatan menyeret karung yang diduga kuat berisi mayat Mira.
Karung itu hanyut. Jasad Mira tidak ditemukan. Awalnya Charles tidak mengaku, tetapi ia mengaku pada akhirnya. Sheila terpukul. Ia tidak menyangka bahwa Ayahnya adalah seorang pembunuh. Mendengar kabar itu, Haryanto, adik angkat Charles, berinisiatif untuk merawat Sheila. Sheila kemudian dibawa ke rumahnya.
Awalnya Sheila ragu. Namun ia tidak enak hati menolak kebaikan hati paman angkatnya itu. Jadilah Sheila tinggal dengan keluarga barunya. Sayangnya, kedatangan Sheila tidak disambut hangat oleh keluarga Haryanto. Ratna, istri Haryanto, menjadikan Sheila sebagai pembantu. Sedangkan Reza, putra sulung Haryanto, senang menggoda Sheila. Renny, adik Reza, apalagi. Ia selalu semena- mena terhadap Sheila.
Sheila hanya bisa pasrah. Ia baru bisa keluar dari rumah Haryanto saat Renny bersikap keterlaluan padanya. Gadis itu mengambil miniatur kotak piano Sheila yang merupakan kenangan satu- satunya yang Sheila punya dari Ibunya. Tentu saja Sheila keberatan. Namun Renny tetap ngotot. Merasa tidak senang, miniatur itu ia banting ke lantai hingga pecah. Sheila menjadi kalap. Ia mengambil botol tempat air minum lalu menghantamnya ke kepala Renny tapi yang kena malah kepala Reza.
Ratna yang marah besar lalu mengirim Sheila ke sebuah sekolah berasrama di Ciloto. Di sinilah awal hidup Sheila yang baru. Namun predikat sebagai anak pembunuh membuat ia kurang diterima. Ia hanya bersahabat dengan Wenny dan Tini, teman sekamarnya. Di sini jugalah Sheila mengenal Bram, yang kemudian menjadi pelindung sekaligus cinta pertamanya.
Bram adalah penghuni rumah di belakang asrama. Pria itu sebenarnya tampan, hanya saja di wajah bagian kirinya terdapat bekas luka dan kakinya timpang. Mungkin keadaan fisik Bram ini yang menjadikan dirinya tertutup. Namun ia berhati baik. Ia yang menampung Sheila ketika gadis itu tiba- tiba datang ke rumahnya saat ia akan ditangkap karena (lagi- lagi) menghantam kepala temannya dengan balok. Jadilah Sheila tinggal dengan Bram. Tugasnya membantu pekerjaan Kakek Eman mengurus rumah.
Kehadiran Sheila ternyata membuat hidup Bram lebih berwarna. Keduanya saling jatuh cinta. Namun hidup ini tidak mudah. Kenyataan yang terhampar jelas membuat mereka harus berpisah. Setelah berpisah dengan Bram, Sheila berusaha keras untuk bangkit. Berjuang untuk meraih impiannya.
Semuanya akan berlalu. Saat semuanya berlalu, semua ini akan tinggal kenangan, baik pahit maupun manis, dalam kehidupanmu. – hal. 174
Lima tahun berlalu dan begitu banyak hal yang berubah. Namun cinta Sheila kepada Bram akan selalu sama.  Tanpa disangka mereka bertemu kembali, dalam kondisi yang tidak mereka harapkan. Jalan hidup Sheila tidak mudah. Banyak sekali rintangan yang harus ia hadapi. Mampukah ia menghadapi kerasnya hidup ini? Kala kenyataan lain mulai muncul, sanggupkah ia menerima dan memaafkan?
Huuaah. Berat sekali rasanya menjadi seorang Sheila. Kehidupannya terlalu menyedihkan. Dari kecil hingga dewasa, tidak banyak hal bahagia yang dilaluinya. Namun Tuhan selalu memberikan jalan terbaik. Ketika hidup ini berjalan begitu- begitu saja, kejutan lain muncul. Apa yang ditanam, itulah yang akan dituai nantinya.
Membaca novel karya Mbak Agnes selalu memberikan suasana yang berbeda. Penempatan alur dan penyampaian cerita sangat pas, membuat pembaca tidak hanya mudah memahami cerita tapi juga dapat benar- benar menyatu dengan cerita.  Meski terkesan sangat ironis, penggalan- penggalan kejadian dalam novel ini membuat saya teringat kembali bahwa memang ada hal seperti itu.
Ada beberapa teman sesama pembaca novel yang bilang, “ending nya selalu tertebak”. Menurut saya sih memang iya, namun saya menikmati proses cerita di setiap novel Mbak Agnes. Menarik untuk terus diikuti dan tidak terasa membosankan.

Sinopsis :
Wajah Sheila berubah murung. “Bapak mau bilang karena saya anak pembunuh, kan? Saya punya sifat kejam dalam diri saya, makanya berkali- kali saya mendapat masalah.”
“Kamu memiliki banyak sifat istimewa. Kamu perhatian pada orang lain, kamu ingin sekali terlibat secara emosional dengan manusia lain. Singkatnya, kamu sensitif dan peduli terhadap orang lain. Tapi orang- orang dengan sifat seperti ini punya kelemahan.”
“Apa kelemahannya?”
“Jika orang lain kurang peduli terhadapnya, ia akan membenci orang itu.”
Sebuah miniatur piano menjadi kenangan terakhir Sheila akan ibunya. Ibunya meninggal karena dibunuh ayahnya sendiri dan sang ayah dipenjara. Tinggal Sheila sebatang kara, tanpa kasih sayang orang tua di usianya yang masih belia.
Uluran tangan dari saudara angkat ayahnya ternyata membawa kepahitan lain. Sheila dijadikan pembantu di tempat tinggalnya yang baru dan berulang kali dianiaya secara mental. Sikap keras gadis itu sering kali dikaitkan dengan latar belakangnya yang berayah pembunuh. Sheila merasa takut akan emosinya yang mudah sekali meledak sehingga menyerang orang- orang yang melukai harga dirinya.
Satu- satunya orang yang mengulurkan tangan tulus padanya hanyalah Bram, pria timpang yang memendam banyak kepahitan akibat kondisi fisiknya. Bisakah ikatan yang terjalin di antara mereka mengembalikan jiwa Sheila yang terluka dan merindukan ibunya?

Selasa, 24 Juli 2012

Morning Sunshine - Irin Sintriana


Judul                  : Morning Sunshine
Pengarang          : Irin Sintriana
Penerbit             : Media Pressindo
Tebal                 : 192 halaman
Sinopsis :
Dia melukis pelangi di hidupmu yang hitam putih.
Mengisi hari- harimu dengan kejutan- kejutan manis.
Menggenggam erat tanganmu,
seolah tak akan pernah lagi melepasnya.

“Aku mencintaimu,” katanya.
Dan kamu percaya, bahwa hanya kamulah satu- satunya.

Kemudian kamu mendapati dirimu terkhianati.
Ingin sekali mengucapkan sesuatu, namun lidahmu terlalu kelu. Air matamu meleleh, genangan bening mengalir membentuk anak sungai di pipimu.

Ternyata, setahun saja tidak cukup.

My review :
Apa reaksimu ketika mengetahui bahwa orang yang sedang berargumen denganmu, yang kamu kira bukan orang penting, ternyata adalah bosmu? Hal ini yang terjadi pada Erish, manager HRD PT Cemerlang Group. Ia melupakan acara penting di perusahaan. Hari itu hari pengenalan direktur baru dan Erish bertugas sebagai MC acara tersebut. Dan hari Erish semakin kacau ketika ia salah mengenali bos barunya yang ia kira hanyalah undangan biasa. Oh my gosh.. betapa malunya ia saat itu.
Atas kesalahannya, Erish dihukum oleh Pak Frans, direktur barunya, menjadi sekretaris pria itu selama dua minggu sebelum sekretaris Pak Frans datang. Kesan pertama sih menegangkan. Namun ketegangan itu mencair menjadi kehangatan dari persahabatan yang ditawarkan oleh Frans. Dan Frans mulai jatuh cinta pada Erish.
“Melupakan berarti berusaha menghapus kenangan, sedangkan merelakan berarti belajar melepaskan. Dan kenangan tidak mungkin dihapus, Erish. Yang perlu kamu lalukan adalah merelakannya, menutup rapat pintu itu” (hal.  54)
Damian.
Nama pria itu begitu meresahkan Erish. Pria yang sangat dicintai Erish namun pria itu lah yang paling melukai Erish. Damian datang kembali ke dalam hidup Erish, memohon kesempatan yang sudah entah keberapa yang ia minta. Dan ketika Erish menolak, Damian menggunakan cara licik dengan membatalkan kontrak kerjasama PT Cemerlang dengan PT Elang, perusahaan kakak Damian. Demi menyelamatkan perusahaan Frans, Erish harus melepaskan pria itu. Erish sadar ia telah jatuh cinta kepada Frans.
Apakah Frans benar- benar harus menjauh dari kehidupan Erish yang berarti Erish harus terjatuh sekali lagi?

“Hati itu milikmu, dan hanya kamulah yang berhak memilih kepada siapa kamu ingin memberikannya.”  (hal. 100)
Kalo saya bilang….
Novel karya Mbak Irin yang satu ini tidak ribet. Ringan malah ceritanya. Pembaca tidak perlu pusing mengikuti alur ceritanya. Konfliknya juga nggak mutar kemana- mana, jadi nggak bingung. Senang sekali dengan tokoh Frans yang sangat tulus mencintai Erish dan sangat menghargai wanita. Tidak seperti Damian yang sangat tidak sopan dan suka mempermainkan wanita (dalam hal ini Erish).
Namun ceritanya mengalir terlalu cepat. Frans jadi terkesan mudah jatuh cinta padahal saat itu ia baru kenal Erish. Dan ada sedikit yang mengganjal menurut saya di halaman 77 dimana Erish terlihat kaget mendengar nama Nathan Wijaya, pemilik Elang Group. Di sana Erish terkesan baru mengetahui bahwa Nathan lah pemilik Elang Group padahal seharusnya ia sudah mengetahui hal ini sebelumnya. (ini menurut saya loh, Mbak)
Mengenai romance nya, itu berasa di novel ini. Buat teman- teman yang suka novel romance tapi konfliknya tidak berkepanjangan dan bacanya santai, novel ini boleh jadi teman baca di waktu luang. Selamat membaca dan selamat berburu. Bagi teman- teman yang ingin tahu karya Mbak Irin yang lainnya, nih ada rekomendasinya :

Senin, 23 Juli 2012

Celebrity Wedding - aliaZalea


Judul               : Celebrity Wedding
Pengarang       : aliaZalea
Penerbit           : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tebal               : 328 halaman
Inara adalah seorang akuntan profesional dengan taraf internasional yang kini bekerja pada seorang penyanyi kenamaan, Revel. Ina seorang wanita cerdas dengan segala kapabilitas yang dimilikinya. Sayangnya, segala pendapat dan pilihannya selalu dianggap tidak penting oleh anggota keluarganya. Orang tua dan kakaknya tidak pernah setuju akan semua pilihan Ina. Dan hal ini membuat Ina merasa tidak bebas.
Sedangkan Revel hidup dalam dunia yang berbeda dengan Ina. Siapa yang tidak mengenal Revelino Darby? Hampir seluruh masyarakat Indonesia nge- fans sama dia. Penyanyi terkenal yang tampan dengan sejuta pesona juga kekasih artis cantik bernama Luna. Namun dibalik kepiawaiannya membawakan dan menciptakan lagu, ia memiliki kesalahpahaman dengan Mamanya yang belum terselesaikan hingga kini.
Namun semuanya harus berubah ketika Luna membuat onar. Kehamilan Luna yang menggemparkan Indonesia (agak lebay ya) membuat nama Revel menjadi daftar pertama yang meyakinkan media bahwa ialah ayah dari bayi yang tengah dikandung Luna. Padahal Revel tahu ia bukan pelakunya. Karir Revel yang tengah memuncak menjadi terancam akibat gosip yang tidak mereda itu.
Akhirnya, atas saran Ibu Davina, Mamanya Revel, dan juga persetujuan Revel dan Ina, pasangan ini akan melangsungkan pernikahan mereka. Tentunya pernikahan ini bukan betulan melainkan hanya kontrak. Revel setuju atas pernikahan ini untuk menjaga karirnya dan Ina setuju atas pernikahan ini untuk membuktikan kepada keluarganya bahwa ia adalah seorang wanita dewasa yang mampu mengambil keputusan tanpa harus selalu diatur.
Kebersamaan yang Ina dan Revel lalui membuat mereka dekat. Ina merasa nyaman berada di dekat Revel. Revel sendiri tidak tahu alasan mengapa ia begitu tertarik pada Ina.  Kehidupan mereka berjalan mulus. Karir Revel kembali stabil. Dan ketika kesibukan tur mulai menyita waktu Revel, playboy yang satu ini menyadari bahwa ia tidak bisa hidup tanpa Ina.
Namun kembali lagi Luna, si troublemaker sejati datang membawa badai ke dalam rumah tangga Revel. Kali ini bahkan lebih parah. Revel hampir gila setelah Ina tidak memedulikannya lagi.
Ina merasa hatinya hancur. Di satu sisi ia sangat mencintai Revel, namun di sisi lain Revel sudah menyakitinya. Ditambah lagi dengan konfirmasi bahwa kontrak pernikahannya dengan Revel yang sudah hampir habis membuat Ina semakin kecewa karena Revel tidak membatalkan kontrak itu yang berarti Revel tidak mencintainya dan mengganggap hubungan mereka hanya sebatas perjanjian bisnis.
Mampukah Revel membuktikan bahwa Ina lah satu- satunya wanita yang dicintainya?
Celebrity Wedding nya Mbak AliaZalea membuat saya teringat pada salah satu drama Korea yang populer beberapa tahun yang lalu, Full House. Perjalanan kawin kontrak Ina- Revel menjadi inti dari cerita ini. Berbagai masalah dan kejadian lucu memberi warna tersendiri dalam novel ini. Bab demi bab yang saya baca membuat saya enggan untuk melepaskan novel ini sekalinya saya baca. Fun nya dapat. Saat keduanya berantem dan kangen- kangenan juga menjadi bagian yang membangun cerita ini menjadi begitu bagus. Saya paling sebal sama Luna. Sumber dari segala sumber masalah. Tapi kalau dia nggak muncul jadi nggak ada konflik, ya nggak seru juga. He he..

Well, saya suka novel ini. Semua bagian ceritanya klop. Buat teman- teman yang belum sempat membaca Celebrity Wedding, nggak ada salahnya mencoba Metropop yang satu ini. Selamat membaca :)

Sabtu, 30 Juni 2012

Lovasket 2 : For The Love of The Game - Luna Torashyngu


Judul               : Lovasket 2
Pengarang       : Luna Torashyngu
Penerbit           : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tebal               : 264 halaman
Sinopsis :
Vira senang bukan main saat terpilih menjadi anggota tim junior Jawa Barat untuk mengikuti Kejuaraan Nasional. Nggak cuman Vira yang terpilih, Rida juga.
Tapi kegembiraan Vira nggak ber-langsung lama. Tanpa diduga, dia kembali bertemu bekas teman yang sekarang jadi seterunya, Stella. Luka lama pun terkoyak kembali. Perseteruan mereka nggak cuman ber-langsung di luar lapangan, tapi juga ke dalam tim.
Stella hanya satu dari berbagai masalah yang menghampiri Vira untuk menggapai impiannya bermain di Kejuaraan Nasional. Masalah lain muncul silih berganti di dalam tim, yang memengaruhi emosi dan pikiran Vira. Belum lagi soal hubungan Niken dan Rei yang lagi renggang. Vira tahu sebuah rahasia tentang Rei, dan dia harus menyimpan rapat-rapat rahasia tersebut dari Niken, apa pun yang terjadi.
Di sisi lain, Stella juga punya masalah pribadi yang nggak kalah peliknya, yang memengaruhinya dalam tim. Belum lagi kenangan masa lalunya, yang membuatnya selalu memusuhi Vira.
Jalan untuk jadi pemain basket profesional emang nggak mudah!

Review :
Ayah Vira yang sudah bebas dari tuduhan korupsi membuat hidup Vira kembali seperti sedia kala. Namun Vira tidak kembali bersekolah di SMA Altavia melainkan tetap di SMA 31. Bahkan Amel juga ikut pindah ke SMA 31. Dan tentu saja Vira semakin dekat dengan teman- teman sekolah dan ekskulnya.
Kegembiraan Vira seakan belum usai. Ia dan Rida terpilih untuk mewakili Jawa Barat dalam Kejurnas Basket tim junior. Disini Vira kembali dipertemukan dengan Stella, mantan sahabatnya. Adu mulut yang dipicu oleh Stella sering terjadi. Tetapi Vira menyadari bahwa Stella adalah partner terbaiknya bermain basket.  Keduanya baru mulai bermain profesional setelah ditegur oleh pelatih. Vira dan kawan- kawan pun kembali melanjutkan latihan seperti biasa hingga masalah mulai berdatangan. Diawali dengan keluarnya Stella dari tim. Semua anggota tahu kemampuan Stella dan mereka sangat menyayangkan hal ini.
Namun tim basket kembali mendapat kejutan bahwa mereka ternyata akan mengikuti pertandingan setara tim senior. Artinya tidak ada tim junior. Dan ketika Vira cs. sudah menunjukkan kemampuan terbaik mereka, mereka malah dipecah dan digabung dengan tim senior sebelumnya. Dan Vira yang melihat kondisi seperti ini mengundurkan diri dari tim. Ia bukan tipe gadis yang suka dengan ketidakadilan.
Vira tidak mengikuti berita olahraga, terutama basket, lagi hingga Stella datang ke kompleks tempat Vira tinggal dan memberikan kejutan untuknya.
Sebenarnya apa sih yang terjadi dalam organisasi basket Jawa Barat ini? Nikmati perjalanan Vira dan semuanya akan terungkap. Kejutan demi kejutan yang tidak kita sangka juga disajikan dengan baik oleh penulis. Membaca seri Lovasket tetap berasa seru dan tegangnya meski yang baca itu nggak hobi basket. Jadi pembaca tidak akan merasa bosan dengan alur cerita yang didominasi oleh basket namun juga melukiskan makna persabatan. Bagi penggemar teenlit yang belum membaca novel yang satu ini, rekomendasi deh pokoknya. Selamat membaca :)

Senin, 18 Juni 2012

Lovasket - Luna Torashyngu


Lovasket
Luna Torashyngu
PT. Gramedia Pustaka Utama
311 halaman

Badai kehidupan bisa menerpa siapa saja. Termasuk  Vira. Ketika asyik menikmati hidup yang nyaris sempurna, memiliki orangtua yang baik, kebutuhan yang lebih dari cukup, dan status yang oke sebagai pebasket berbakat kebanggaan sekolah, Vira harus dihadapkan pada kenyataan bahwa  Ayahnya adalah seorang koruptor. Beliau dipenjara dan seluruh harta keluarga Vira disita. Jadilah Vira dan Mamanya harus angkat kaki dari rumah mewah mereka. Bahkan sekolah Altavia tempat Vira menuntut ilmu juga mengeluarkannya dengan alasan kasus Ayah Vira mencemari nama baik sekolah.
Belum habis beban yang diterima Vira, teman- teman satu geng nya, The Roses pun ikutan menyingkirkannya. Terutama Stella, yang selama ini ternyata merasa hanya menjadi bayang- bayang Vira, kini dengan mudahnya merebut posisi Vira di klub basket.
Kini Vira berantakan. Semangat hidupnya menguap. Ia benci semuanya. Dan paling utama adalah, tidak ada lagi yang namanya basket!
Namun Niken, teman baru Vira sekaligus anak dari penjual kerupuk langganan Mama Vira, berusaha mengembalikan semangat hidup Vira. Apalagi sekolah baru Vira, SMA 31 sedang mengadakan pengurangan ekskul untuk menghemat biaya dan karena Niken tidak mau ekskul basket menjadi salah satu 'korban', maka ia membujuk Vira untuk bergabung di klub basket. Vira selalu menolak. Akan tetapi, Niken sangat sabar menghadapi Vira yang selalu bersikap acuh. Hingga akhirnya kebekuan di hati Vira agak mencair, Niken senang sekali. Dan yang lebih menggembirakan ialah Vira bersedia untuk bergabung dengan klub basket dan bersedia membawa tim basket putri SMA 31 untuk berprestasi dalam turnamen basket yang akan diadakan nanti.
Perlahan hidup Vira kembali normal. Justru ada perubahan dalam hidupnya. Vira menjadi gadis yang lebih pengertian, lebih memahami arti persahabatan yang sesungguhnya, dan lebih pemaaf.
Vira juga semakin dekat dengan Rei, ketua tim basket pria, yang selalu menjadi incaran cewek- cewek di sekolah. Rei sendiri juga sangat dekat dengan Niken sejak SMP.
Melalui kerja keras dan semangat, tim basket SMA 31 berusaha untuk memenangkan turnamen dan mengalahkan SMA Altavia yang dipimpin Stella. Apakah mereka berhasil membuktikan bahwa sekolah pinggiran tidak selamanya berkualitas buruk? Apa rencana Vira setelah segalanya berhasil dikendalikan?
Novel ini banyak mengingatkan kita akan arti dari persahabatan yang tulus. Bagaimana ketika Vira dikhianati dan dikucilkan oleh sahabatnya di SMA Altavia dan kondisi yang berbanding terbalik saat ia pindah ke SMA 31. Sahabat- sahabat baru Vira menerima dirinya apa adanya.
Novel ini juga memilki nilai lebih ketika para pembaca turut merasakan betapa kerasnya perjuangan tim basket SMA 31 dan pembaca turut hanyut ke dalam suasana yang diciptakan penulis. Meski ini adalah kali kedua saya membaca novel ini, saya tidak merasa bosan untuk membaca ulang. Well, cukup dulu resensi Lovasket buku pertama ini. Berhubung novel kedua udah di tangan, saya mau lanjut membaca dulu. Selamat membaca dan semiga rekomendasi novel ini cocok dengan teman- teman. :)

Minggu, 10 Juni 2012

Promises, Promises : Mencintaimu Sekali Lagi

Promises, Promises •• Dahlian •• Gagasmedia •• 352 halaman

Sinopsis di belakang buku :
Setelah bertahun-tahun lamanya, takdir mempertemukan kau dan aku lagi. Berdiri, berhadap-hadapan, dan sama-sama bingung memulai percakapan. Harusnya “Apa kabar?” dan “Aku selalu memikirkanmu” bisa dengan mudah meluncur dari bibir kita. Tapi, kau bergeming di tempatmu berdiri dan aku tak akan mengizinkan kau melihatku meneteskan air mata rindu. Aku menutup rapat-rapat hati dan menyembunyikan kuncinya sejauh mungkin darimu. Tak ingin kau menyentuhku semudah itu. Tak akan membiarkanmu memelukku seerat dulu.

Kulawan semua godaan yang menghampiriku dan ingin pergi jauh-jauh darimu... meskipun yang kulakukan justru berusaha menahanmu di sisiku lebih lama lagi. Kukatakan sudah berhenti memikirkanmu—tetapi aku sendiri ragu akan hal itu.

Aku benci tak jujur kepadamu. Namun, lebih khawatir kau akan membuatku jatuh cinta lagi untuk kedua kali.

Membuatku jatuh dan terluka lagi....

*****

If I only could make one wish, I'd ask God to not giving you a pair of wing, so you couldn't fly away from me any longer - pg. 351

Kesempatan kedua selalu terbuka bagi mereka yang pantas mendapatkannya. Fiona dan Evan merupakan satu di antara berjuta pasangan yang mendapatkan kesempatan itu. Setelah berpisah selama tiga belas tahun, tanpa kabar apapun, mereka dipertemukan kembali dalam suatu kebetulan.
Fiona, seorang interior designer, yang mendapat proyek mengerjakan rumah seorang artis kenamaan ibukota, Bianca. Namun hal yang tidak disangka terjadi. Rumah itu bukan rumah Bianca, melainkan rumah seorang lelaki tampan dan mapan yang dulu pernah menjadi kekasih Fiona, Evan, yang kini menjadi calon mantan suami Bianca.
Keduanya masih saling mengenali. Akan tetapi Fiona selalu berusaha menjaga jarak dengan Evan, memastikan benteng di hatinya untuk tetap berdiri kokoh melawan pesona Evan yang begitu menyihir. Fiona tidak mau disakiti untuk kedua kalinya lagi. Namun Evan tidak menyerah. Ia akan berusaha mendapatkan Fiona kembali. Terlebih ketika Evan menyadari bahwa ia sangat menyayangi Kejora, putri Fiona, ia semakin ingin berada di samping ibu dan anak itu.
Pekerjaan Fiona menuntutnya untuk sering berada di rumah Evan. Itu artinya Evan dapat lebih lama berada di dekat Fiona. Seiring berjalannya waktu, Fiona tidak dapat mengingkari perasaannya terhadap Evan. Rasa cinta itu masih ada bahkan semakin besar.
Meski Fiona berusaha menjauhi Evan, namun lelaki itu selalu ada di saat ia membutuhkan pertolongan. Ketika Kejora membutuhkan transfusi darah, Evan lah yang menjadi donor. Fiona kembali luluh.
Saat cinta itu mulai menyatu, rintangan selalu ada. Tidak ada kisah yang selalu berjalan mulus. Bagaimanakah akhir cerita cinta Fiona dan Evan? 
Novel yang terdiri dari dua puluh dua bab ini ditulis dengan baik oleh pengarang. Membaca kalimat demi kalimat yang tertulis di dalam novel ini membuat saya mendapat pengetahuan baru, terutama dalam bidang interior. Banyak yang saya tidak tahu sebelumnya. Lagi gaya penulisannya tidak rumit sehingga membaca novel yang lumayan tebal ini terasa santai. Namun saya merasa ada bagian dimana  penekanan (kebanyakan untuk mendeskripsikan perasaan tokoh) malah membuat saya merasa ada pengulangan. Dan pengulangan itu terjadi beberapa kali. Selebihnya oke. Jalan cerita yang dapat ditebak tidak membuat novel ini bosan untuk dibaca karena penulis membangun cerita ini dengan baik.
Buat teman- teman yang menyukai fiksi roman dewasa dengan konflik yang tidak rumit, novel ini saya rekomendasikan untuk teman- teman. Selamat berburu dan selamat membaca :)


Minggu, 03 Juni 2012

Rahasia di Pulau Kirrin - Enid Blyton


Lima Sekawan : Rahasia di Pulau Kirrin
Enid Blyton
PT. Gramedia Pustaka Utama
228 halaman
Masa liburan Lima Sekawan yang rencananya dihabiskan di Pulau Kirrin milik George terpaksa batal ketika datang surat dari Bibi Fanny, ibu George, yang berisikan berita bahwa Pulau Kirrin tengah digunakan oleh Paman Quentin, ayah George, melakukan penelitian. George sempat marah karena ayahnya tidak meminta izinnya terlebih dahulu. Baru setelah saudara sepupunya menasihati George, kejengkelannya mereda.
Liburan akhirnya tiba. Ketika Lima Sekawan kembali ke Pondok Kirrin, bersama Bibi Fanny, mereka pergi mengunjungi Paman Quentin. Paman asyik dengan penelitiannya hingga lupa makan. Bibi Fanny sangat cemas. Oleh karenanya Paman berjanji untuk mengirimkan pesan bahwa ia baik- baik saja melalui isyarat yang ia buat pada pagi dan malam hari.
Namun ada yang tidak beres. Lima Sekawan kembali terlibat dalam petualangan yang menyenangkan sekaligus menegangkan. Penelitian Paman tidak berjalan mulus. Ada yang tinggal di Pulau bersama dengannya padahal ia sudah melarang orang lain untuk datang ke Pulau. Paman lebih curiga lagi ketika ia mendengar suara orang batuk dan puntung rokok yang masih terlihat baru. Benarkah kecurigaan Paman? Penelitian apa yang sebenarnya sedang dilakukan Paman sehingga keberadaannya sangat dirahasiakan? Ikuti petualangan keenam Julian, Dick, George, Anne, dan Timmy dalam novel ini. Selamat membaca :)