Daftar Review

Minggu, 18 Maret 2012

Honey Money, Saat Cinta Tak Cukup Diukur dengan Uang


Judul                  : Honey Money
Pengarang          : Debbie
Penerbit             : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal                 :  240 halaman


“Gue mau cari cowok tajir!”
Begitulah motto hidup Dee. Menemukan pacar kaya yang bisa membawanya kemana- mana naik mobil, jalan- jalan, dan shopping.  Dibantu kedua sahabatnya, Dee yang kurang pede mulai belajar untuk tampil modis. Perjuangan pun dimulai. Sandra, sahabat Dee yang ahli di bidang fashion mengajari bagaimana cara memulas wajah dengan perlengkapan make up yang mereka beli. Sandra, Liana, dan Dee juga sekalian membeli baju yang akan mereka kenakan di acara ulang tahun teman mereka, Ane.

Hari ulang tahun Ane tiba juga. Setelah berdandan dan jemputan datang, Dee dan teman- teman berangkat. Setibanya di sana, Dee menangkap sosok seorang cowok yang menurutnya keren abis. Orangnya tinggi dan menawan dengan kemeja yang dikenakannya. Sayang Dee tidak bisa melihat wajah cowok itu karena cowok itu membelakanginya. Ketika cowok itu berbalik dan berjalan ke arahnya lalu duduk di samping Ane, jantung Dee berdebar. Ingin mengenal cowok itu lebih jauh tapi ia berkecil hati juga, mungkin saja cowok itu pacar Ane. Dee baru bisa bernapas lega saat Ane mengenalkan cowok ganteng bernama Rendy itu sebagai sepupunya.

It’s not about how much love we have in the beginning.
It is about how love we build till the end….

Dan perkenalan itu pun dimulai. Rendy lebih tua dari Dee. Ia tengah duduk di semester 2 fakultas ekonomi UI. Perfect! Begitu pendapat Dee. Tampan, kaya, dan pintar. Inilah cowok idamannya. Segera saja Dee menaruh harapan lebih. Tapi ia segera menghapus perasaan itu jauh- jauh dan berkonsentrasi pada event tahunan di sekolahnya Permata Cup. Hingga akhirnya acara itu tiba dan Dee benar- benar sibuk sebagai panitia acara tersebut. Namun rasa capek itu hilang seketika karena ia bertemu lagi dengan Rendy. Sejak saat itu hubungan Dee dan Rendy terus berlanjut.

Perlahan Dee menyadari bahwa perasaannya terhadap Rendy itu tulus dan ia benar- benar menyayangi Rendy. Bukan karena Rendy kaya dan tampan. Tetapi Dee harus merasakan sakit hati ketika rahasia terungkap dan Rendy meninggalkan Dee. Gosipnya Rendy itu cowok matre yang berpacaran demi mengeruk keuntungan materi dari pacarnya. 
Beruntung sahabat- sahabat Dee sangat sayang kepadanya. Mereka yang mendukung dan menemani Dee. Dee pun mulai membuka hatinya terhadap Stefan, tetangga sekaligus sahabatnya sejak kecil. Ternyata keluarga Stefan juga memiliki rahasia yang berhubungan dengan keluarga Dee. Dee sendiri baru mengetahui rahasia keluarganya (yang rupanya memiliki kekayaan berlimpah) dari orang tuanya ketika ia sudah mau tamat.

Kehilangan Rendy membuat hati Dee hancur. Ia memutuskan untuk kuliah di luar negeri dan memulai hidup baru. Dan sekali lagi, menjelang keberangkatan Dee, ada satu hal lagi yang mengejutkan Dee. Akankah harapan yang sudah sirna itu kembali muncul?

Well, banyak rahasia yang akan kita temukan dalam novel ini. Dan tentunya semua saling berkaitan. Penulis tampaknya sangat hobi berwisata kuliner. Banyak sekali jenis makanan yang terdapat dalam cerita ini. Ya secaranya tokoh utama, Dee, juga sangat suka makan. He he..

Terlepas dari makanan dan brand, novel ini menarik. Melihat manisnya persahabatan Dee akan membuat pembaca kagum. Ditambah lagi settingnya yang kebanyakan di sekolah dan ngumpul- ngumpul bareng menjelang tamat sekolah akan membuat para pembaca teringat dan terkenang kembali masa- masa SMA kelas tamatan di sekolah. Feelnya dapat banget. Boleh deh jadi rekomendasi buat teman- teman. Selamat membaca :)

Minggu, 04 Maret 2012

Hujan dan Teduh - Wulan Dewatra


Judul buku          : Hujan dan Teduh
Pengarang          : Wulan Dewatra
Penerbit              : Gagasmedia
Tebal                  : 248 halaman

Sinopsis
Kepadamu, aku menyimpan cemburu dalam harapan yang tertumpuk oleh sesak dipenuhi ragu.
Terlalu banyak ruang yang tk bisa aku buka.
Dan, kebersamaan cuma memperbanyak ruang tertutup.
Mungkin, jalan kita tidak bersimpangan. Ya, jalanmu dan jalanku. Meski, diam- diam, aku masih saja menatapmu dengan cinta yang malu- malu.
Aku dan kamu, seperti hujan dan teduh. Pernahkah kau mendengar kisah mereka? Hujan dan teduh ditakdirkan bertemu, tetapi tidak bersama dalam perjalanan.
Seperti itulah cinta kita. Seperti menebak langit abu- abu.
Mungkin, jalan kita tidak bersimpangan…

Tidak bersimpangan? Berarti bersisian ya? Hmm..
Kisah kasih masa lalu. Juga kisah cinta masa sekarang. Ya, ini kisah cinta Bintang Dewatra. Novel karya Mbak Wulan yang beralur maju mundur alias campuran ini menceritakan tentang kisah cinta Bintang semasa SMA dan kuliah.

Masa lalu
Kaila, seorang siswi berponi pagar dan cuek terhadap keadaan sekelilingnya membuat Bintang mengira bahwa cewek itu sedikit autis. Ternyata tidak. Dibalik diamnya Kaila, ia memendam sesuatu. Sesuatu rasa. Rasa itu adalah rasa sayang. Bukan kepada cowok. Melainkan kepada teman sebangkunya, Bintang. Dan Bintang membalas perasaan Kaila. Keduanya berpacaran. Tentu saja tidak terang- terangan. Mereka harus berbohong untuk menyembunyikan hubungan istimewa ini.

Masa sekarang
Pertemuan pertama tidaklah selalu indah. Begitulah keadaan yang menggambarkan Bintang dan Noval. Bintang yang kesal karena tenda yang didirikan tidak kunjung berdiri, mengambil lumpur dan melemparkannya. Pluk! Tepat sasaran. Lumpur itu mengenai wajah seorang cowok yang sedang memegang gitar. Noval namanya. Setahun lebih Bintang selalu merasa tidak enak ketika bertemu dengan Noval. Namun ia gengsi untuk meminta maaf. Pada suatu kesempatan, keduanya berbaikan. Noval yang melakukan pendekatan kepada Bintang berhasil memikat hati Bintang. Mereka berpacaran. Banyak hal yang terjadi dalam hubungan mereka. Noval yang cemburuan selalu melarang Bintang melakukan hal- hal yang tidak Noval suka. Dan ketika Bintang menolak dan air muka Noval sudah berubah, Bintang ciut. Akhirnya ia menuruti juga keinginan Noval. Namanya juga cinta, begitu menurut Bintang.
Kekerasan juga turut mewarnai hubungan mereka berdua. Bintang merasa sudah melakukan hal yang salah terlalu jauh dan tidak mau tenggelam dalam dosa yang lebih dalam lagi. Hubungan mereka berakhir saat Noval sibuk menyusun skripsi.
Setelah diwisuda, Bintang mengajukan beasiswa untuk melanjutkan S2 nya. Ia diterima dan berangkat ke Amerika. Sebelum keberangkatannya itu, Noval kembali hadir dalam hidupnya. Ia menyadari ia benar- benar menyayangi Bintang. Apakah hubungan mereka akan terjalin seperti dulu?

Membaca bagian awal dan pertengahan novel ini sempat membuat saya kesal pada Bintang. Mengapa ia mau saja diperlakukan tidak adil oleh Noval. Namun kondisi seperti ini yang ia pilih sendiri. Hukum sebab akibat juga berlaku dalam kehidupan tokoh utamanya.
Alur campurannya juga tidak terlalu sulit untuk diikuti. Penulis menggunakan italic pada bagian yang menceritakan masa SMA Bintang. Hanya saja kadang bisa sedikit bingung karena tahu- tahu sudah kembali lagi ke masa sekarang. Ada juga bagian yang saya baca dua atau tiga kali karena kurang mengerti (mungkin kurang konsen).
Dalam kisah ini, saya lumayan suka sama tokoh yang bernama Daniel. Ia teman sekelas Bintang yang hobi main basket dan sangat pandai menggambar. Ia menyukai Bintang namun mengetahui Bintang hanya menyukainya sebagai teman tidak membuatnya membenci atau memaksakan cintanya. Malah ia juga yang babak belur karena membantu Bintang.
Secara keseluruhan, oke lah. Bagi teman- teman yang senang membaca novel dengan beraneka konflik dan permasalahan, novel ini boleh menjadi salah satu bacaan teman- teman. Selamat membaca J

Kamis, 01 Maret 2012

17 Years of Love Song - Orizuka


Judul buku     : 17 Years of Love Song
Pengarang      : Orizuka
Penerbit         : Puspa Storia
Tebal              : 206 halaman


Orizuka bukanlah nama pengarang yang asing. Karya pertamanya yang saya baca itu Summer Breeze yang saat itu (kalau tidak salah zaman SMP) jadi rebutan teman- teman sekelas. Buat baca mesti antri nunggu giliran. He he..


About this novel….
Well, novel ini tergolong novel sedih dan mengharukan. Berkisah tentang sepasang manusia yang saling mencintai. Leo dan Nana. Leo, cowok cuek dan pendiam, terpaksa harus mengikuti mamanya, Asti, yang baru bercerai dari ayahnya untuk pindah ke Purwakarta dan melanjutkan sekolahnya di sana. Leo tidak menyukai kehidupannya yang baru ini hingga suatu hari ketika sedang menyendiri dan bermain baseball (sendirian), ia menemukan seorang gadis yang berbaring di padang ilalang. Gadis itu bernama Nana. Mereka berkenalan dan berbagi cerita. Rupanya Nana satu sekolah dengan Leo. Seluruh siswa di sekolah sangat menyayangi Nana. Berteman dengan Nana membuat Leo lebih ceria. Leo sadar Nana telah mengubah hidupnya.  Setiap hari Leo yang membawa Nana ke padang ilalang.
Namun Leo harus pindah kembali ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah di sana. Leo dan Nana berpisah. Ketika kembali ke Purwakarta untuk mencari Nana, Leo tidak menemukan siapa- siapa di rumah Nana. Ternyata Nana dan keluarganya mengalami kecelakaan. Nana elamat tetapi kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan tersebut. Sejak itu Nana tidak pernah kembali ke kampung. Leo kehilangan jejak. Ia kembali terpuruk dalam kehidupannya yang lama. Cuek dan pendiam. Hanya kegiatan di klub baseball nya lah yang ia jalani dengan serius. Adam, teman satu tim Leo, mengenalkan sepupunya pada Leo. Dan mereka pun berpacaran. Namanya Raras. Namun Leo tidak pernah serius terhadap gadis itu.
Perjalanan cinta Leo tidak berhenti sampai di sini. Masih ada rintangan dan cobaan yang harus ia lalui. Berhasilkah ia menemukan Nana yang sangat ia rindukan? Apakah kehidupannya akan berjalan indah sesuai dengan harapannya? Ikuti kisah Leo dan Nana dalam novel 17 Years of Love Song ini.

My opinion….
Kisah ini cukup bagus dan saya mencoba menerka- nerka apa yang akan terjadi pada akhirnya. Bagaimana endingnya. Namun semuanya meleset. Itu kelebihannya. Namun saya kurang nyaman (ini menurut saya) dengan point of view nya. Sepertinya campuran. Kisah ini diceritakan oleh pengarang  tapi tokoh Leo juga ikut masuk. Jadinya seperti Leo tengah mengenang masa lalu tapi yang menuturkan itu pengarangnya. Selain itu, sinopsisnya  juga membuat saya (pada awalnya) mengira cinta Leo akan terbagi dua ketika bertemu dengan Raras. Ternyata tidak. Secara keseluruhan, cerita ini oke lah. Bacanya ngalir. Tidak ada yang bikin bingung. Apalagi karakter Leo. Pembaca pasti akan sangat mudah untuk menyukai cowok yang satu ini. Cinta dan kebaikannya begitu tulus tanpa memandang fisik. Sampai- sampai Mama saya bilang begini, “mungkin kita hampir tidak dapat menemukan pria seperti Leo yang menerima Nana apa adanya ”. 3 dari 5 untuk karya Mbak Orizuka yang satu ini. Selamat membaca. Oh iya, intip juga ya sinopsis novel ini.

Synopsis….
Nana, saat itu aku berjanji pada diriku sendiri untuk selalu berada di sampingmu. Menemani sepimu. Menghapus air matamu. Menjadi kekuatanmu. Aku ingin menjagamu. Aku ingin kau hanya menyusahkanku dan bergantung padaku.
Begitulah Leo, penyuka baseball yang pendiam, berkata dalam hatinya. Nana, gadis berkursi roda yang ia temui di sebuah padang ilalang indah di belakang sekolahnya, telah membuat dirinya berubah. Dari anak kota yang meremehkan kondisi kampung yang ia tinggali, Leo justru menemukan segalanya di sana. Persahabatan, tanggung jawab, sampai cinta. Namun saat- saat indah itu hanya sekejap. Musibah yang datang bertubi- tubi memisahkan Leo dengan penyemangat hidupnya, Nana. Lima tahun Leo sibuk menelusuri jejak gadis itu tanpa lelah. Saat bertemu kembali, Leo sadar bahwa semuanya sudah berubah. Apalagi Leo kini sudah punya idaman lain bernama Raras. Berhasilkah Leo dan Nana merajut kembali kenangan- kenangan yang indah seperti dulu? Atau seseorang harus ada yang kalah?

Baca terus kisah romantis yang memikat ini.

Kamis, 23 Februari 2012

When Toothbrush Meet Love - A. Paramita


Judul buku      :  When Toothbrush Meet Love
Pengarang       : A. Paramita
Penerbit           : Glitzy Book Publishing
Tebal               : 237 halaman


Setiap orang pasti punya hobi yang berbeda. Begitupula dengan wanita yang bernama Olifia Anggraini. Namun hobinya ini rada unik. Mengoleksi sikat gigi. Berbagai jenis, warna, dan ukuran sikat gigi dengan manis menghiasi kamar mandinya. Suaminya, Barra, sangat memahami hobi istrinya ini. Terkadang ia sampai menasihati Olif untuk berhenti membeli sikat gigi. Namun ia tidak menentang hobi Olif. Bahkan, sebelum meninggal (Barra mengalami kecelakaan pas di malam ulang tahun pernikahannya dengan Olif), Barra sudah mempersiapkan kado untuk Olif berupa sikat gigi Harry Potter. Ah..
Sepeninggal Barra, Memi, ibu mertua Olif tinggal di rumah Olif sesuai pesan Barra untuk menjaga dan menemani Olif jika Barra tidak bersama Olif. Tinggal bersama Memi bagi Olif bagaikan tinggal di neraka. Mereka tinggal seatap namun hidup sendiri- sendiri. Perang dingin pun sering terjadi di antara mertua dan menantu itu. Tanpa Olif ketahui, dibalik sikap dingin dan kurang bersahabat Memi nya itu, Memi sangat menyayangi Olif. Olif mulai menata kembali hidupnya.
Dan di saat yang bersamaan, muncul dua pria dalam kehidupannya. Alex dan Angga. Alex adalah klien perusahaan tempat Olif bekerja. Sedangkan Angga itu sudah seperti anak Memi (mulanya Olif dan Marisa curiga Memi terlibat hubungan dengan Angga) yang hampir setiap hari dating ke rumah Olif.
Olif sendiri merupakan karakter yang unik dengan segala kecerobohan yang sering dilakukannya. Namun ada bagian yang terkesan terlalu berlebihan dan kurang klop (ini menurut saya lho). Salah satunya seperti dialog Marisa, sahabat Olif, dengan Olif. Marisa mengatakan bahwa hari itu hari Minggu. Ternyata itu hari Sabtu.
Selain itu, ending nya juga (seperti) dipercepat gitu. Jadinya nggak dapet  deh. Terlihat biasa. Tapi secara keseluruhan not bad lah. Ada bagian kocaknya pas si Olif lagi teledor. Awalnya Memi terlihat agak menyebalkan. Namun setelah tahu bahwa dibalik sikap dingin dan gengsinya, Memi sangat sayang dan peduli pada Olif,  barulah kita tahu bagaimana perasaan seorang Ibu. Dari sini juga kita diingatkan kembali bahwa kita tidak boleh menilai buku dari kulitnya saja dan apa yang kelihatan buruk belum tentu tidak baik.

Minggu, 19 Februari 2012

Semangkuk Kehangatan Baru dalam Dimsum Terakhir




Judul buku       : Dimsum Terakhir
Pengarang       : Clara Ng
Penerbit          : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal               : 365 halaman

Unik. Khas Clara Ng. Begitulah kesan saya. Novel yang satu ini pun demikian. Dimsum Terakhir merupakan sebuah kisah keluarga yang penuh haru dan konflik batin dalam pribadi keempat tokoh kembar yang dicipatakan oleh Mbak Clara.
Siska, Indah, Rosi, dan Novera. Boleh saja mereka kembar empat. Namun karakter dan jiwa mereka berbeda total. Masing- masing dari mereka hidup dalam problema yang terpendam selama hidup mereka.

Siska, wanita yang sukses meniti karir di Singapura dan memiliki prinsip untuk hidup dalam kebebasan. Baginya, pernikahan bukanlah sesuatu yang terpenting dalam hidupnya. Hubungannya dengan pria tidak pernah melangkah lebih jauh. Namun dibalik sikapnya yang terkesan angkuh dan cuek ini tersimpan pengertian dan sisi baik seorang wanita.
Indah, seorang penulis dan wartawan, lebih serius dalam menanggapi segala hal. Ia tinggal di Jakarta, satu kota dengan ayahnya, Nung Atasana. Indah juga lah yang anak pertama yang menemani ayahnya yang terkena stroke di rumah sakit.
Rosi (alias Roni), seorang petani mawar yang tinggal di Puncak, menyimpan sejuta rahasia. Ia terlahir dengan jiwa lelaki yang terperangkap dalam tubuh wanita. Namun ia memilih menyembunyikan jati dirinya yang sebenarnya dan memilih memasang topeng kebohongan.
Novera, guru TK di Yogyakarta yang terbebani dengan hidupnya sebagai wanita yang tidak sempurna. Kekurangan Novera membuatnya selalu minder apabila berada di dekat lelaki dan ia ingin mengabdikan dirinya untuk hidup melayani Tuhan sebagai biarawati.
Empat bersaudara ini yang awalnya tidak kompak dan bercerai berai dengan terpaksa harus berkumpul kembali demi merawat Ayah mereka yang terserang stroke. Masa ini menjadi titik balik dalam kehidupan mereka yang awalnya serba kusut itu. Melalui momen inilah persoalan demi persoalan yang menghimpit mereka mulai terungkap.

Dalam novel ini juga kita akan dibawa menjelajahi tradisi, budaya, dan persoalan sosial yang terjadi di kalangan masyarakat etnis Tionghua di Indonesia (dalam kisah ini di daerah pecinan di daerah Kota, Jakarta), berhubung tokoh utamanya, keluarga Atasana, ialah keturunan Tionghua. Serentetan kejadian masa lalu turut hadir melengkapi perjalanan kisah keluarga Nung.
Melalui perkumpulan kembali ini juga, keempat saudara ini menjadi lebih saling membuka diri terhadap sesama di antara mereka. Hubungan persaudaraan mereka menjadi lebih erat. Bersama- sama, mereka merawat Ayah mereka, saling berbagi kehangatan, dan memecahkan persoalan demi persoalan yang menghantui hidup mereka.


Sinopsis di belakang buku
Empat perempuan kembar yang mempunyai empat kehidupan berbeda. Empat masa depan yang membingungkan. Empat rahasia masa lalu yang menghantui. Dan satu usia biologis yang terus berdetik.
Siska, Indah, Rosi, dan Novera terpaksa harus pulang untuk mendampingi Ayah yang diprediksi tidak punya harapan hidup lagi. Mereka tak pernah menyangka bahwa kesempatan berkumpul kembali ternyata mengubah segalanya. Pertanyaan- pertanyaan penting tentang kehidupan bermunculan, termasuk ketakutan, kecemasan, dan keangkuhan mengakui bahwa kehidupan dan kematian hanyalah sekadar garis tipis.
Dimsum Terakhir adalah drama penuh haru, memikat, cerdas, dan dituturkan dengan amat indah oleh novelis bestseller Indonesia, Clara Ng. kisah yang ditulis modis dengan gaya lembut tapi kuat ini menyuarakan keberanian serta kekuatan yang (selalu) ada di hati kita semua.

Selasa, 14 Februari 2012

Sunshine Becomes You - Ilana Tan


Judul buku       : Sunshine Becomes You
Pengarang        : Ilana Tan
Penerbit           : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal               : 432 halaman

Saya tidak dapat membayangkan cerita dari sinopsis novelnya yang cukup singkat ini. Maka saya langsung membaca isinya halaman demi halaman. Dan tidak perlu waktu terlalu lama bagi saya (ini termasuk cepat karena biasanya saya sangat lambat dalam membaca novel) untuk menyelesaikan novel ini.

Alex Hirano terpaksa membatalkan serangkaian konser pianonya ketika tangannya cedera akibat ditubruk oleh Mia Clark, seorang penari kontemporer profesional yang mengajar di sebuah studio tari kecil bersama dengan Ray Hirano, adik Alex yang adalah seorang B- Boy. Saat itu juga Alex langsung tidak menyukai Mia. Bahkan pianis terkenal itu menganggap Mia sebagai malaikat kegelapannya.

Mia yang sangat menyesal bermaksud untuk bertanggungjawab  dengan menawarkan diri untuk membantu Alex hingga tangannya sembuh. Awalnya Alex tidak mengacuhkannya. Namun keterbatasan  pria sombong itu membuat ia akhirnya menerima bantuan Mia dengan terpaksa.

Alex bersikap ketus dan tidak bersahabat dengan Mia. Tapi perlahan sikapnya mulai berubah seiring dengan rasa cinta yang juga mulai tumbuh di dalam hatinya. Ditambah lagi dengan intensitas pertemuan mereka. Setiap hari Mia datang ke apartemen Alex untuk mengurus apartemen pria itu.
Alex menyukai Mia. Ray juga. Bahkan rasanya semua lelaki menyukai Mia. Hanya saja Mia terlihat biasa saja. Ia berbicara, bersikap, dan tersenyum kepada semua orang dengan begitu manisnya.

Mia adalah seorang penari dengan potensi yang luar biasa. Sayangnya ia malah mengundurkan diri dari klub tari ternama. Mia juga tidak pernah membalas perasaan laki- laki yang menyukainya lebih jauh. Mengapa? Bagaimana perasaan Mia yang sebenarnya terhadap Alex yang begitu menyayangi dan memahaminya?

Well, novel ini masih tersedia banyak di toko buku (yang di Medan ya). Silahkan dibeli (atau kalau mau minjem juga boleh) dan dibaca. Takutnya malah semua saya ceritakan nanti. He he..

Kalau saya bilang sih….

Ilana Tan (lagi- lagi) mampu menghasilkan karya yang begitu mempesona. Bahkan novelnya yang satu ini berhasil menaik- turunkan emosi saya ketika mengikuti kisah perjuangan (hidup dan cinta) Alex dan Mia. Tidak heran kalau novel ini sangat booming di kalangan penikmat fiksi. Permasalahan dan penyelesaian di dalam novel ini mengalir begitu alami. Bukan pertama kali membaca alur cerita yang kurang lebih sama dan Ilana Tan memang sangat piawai memainkan dan menempatkan kata- kata. Saya tidak bosan mengikuti cerita setebal 400an halaman ini. Pokoknya oke punya deh.

Sinopsis
Ini kisah yang terjadi di bawah langit New York…
Tentang harapan yang muncul di tengah keputusasaan…
Tentang impian yang bertahan di tengah keraguan…
Dan tentang cinta yang memberikan alasan untuk hidup.

Awalnya, Alex Hirano memilih jauh- jauh dari gadis itu- malaikat kegelapan yang membuatnya cacat. Kemudian Mia Clark tertawa, dan Alex bertanya- tanya bagaimana ia bisa berpikir gadis yang memiliki tawa secerah matahari itu adalah malaikat kegelapan.
Awalnya, mata hitam yang menatapnya dengan tajam dan dingin itu membuat Mia gemetar ketakutan dan berharap bumi menelannya detik itu juga.
Kemudian Alex Hirano tersenyum, dan jantung Mia yang malang melonjak dan berdebar begitu keras sampai- sampai Mia takut Alex bisa mendengarnya.


Ini dia petikan kalimat yang kusukai…

“Aku ingin kau tahu bahwa aku mensyukuri hari aku mengenalmu. Aku juga ingin berterima kasih atas semua yang sudah kaulakukan untukku. Terima kasih karena telah menemaniku selama ini. Terima kasih karena tetap bersabar denganku walaupun aku cenderung bersikap tidak masuk akal akhir- akhir ini. Aku tidak tahu mengapa kau bisa jatuh cinta pada orang sepertiku, tapi… terima kasih karena telah mencintaiku.” – halaman 428


Jumat, 10 Februari 2012

Online Addicted! – Kecanduan yang Menimbulkan Kekacauan


Judul buku      : Online Addicted!
Pengarang       : Irena Tjiunata
Penerbit           : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal               :199 halaman


Dilihat dari judulnya, ini novel pasti menceritakan tentang gadis yang kecanduan main internet. Dan memang begitu. Korban kecanduan ini bernama Marrisa, biasa dipanggil Icha. Icha sangat hobi Facebook-an. Papanya yang mengenalkan Facebook padanya. Namun fungsi jejaring sosial itu malah ia salah gunakan. Terlebih lagi ketika Edo, sang pacar yang super sabar, menghadiahi sebuah smartphone sebagai kado ulang tahun untuk Icha. Icha tambah lengket deh.
Hingga kecanduan Icha semakin akut, masalah mulai timbul. Icha mulai mengabaikan keadaan di sekelilingnya, termasuk sahabat dan keluarganya. Hal yang paling menonjol ialah ketika Icha sudah asyik online, ia tidak akan lagi menggubris siapapun yang memanggilnya ataupun mengajaknya bicara.
Satu per satu kejadian terjadi. Icha hanya bisa berjanji dan terus berjanji untuk berubah. Bahkan, ia sempat mengecewakan neneknya yang jauh- jauh pulang dari luar negeri, hanya karena keasyikan online. Hmm..
Suatu hari, ponsel pintar Icha ketinggalan di rumah. Padahal bel sebentar lagi dan les pertama Icha akan menghadapi ulangan Bahasa Indonesia. Tapi apa yang terjadi? Icha tetap nekat pulang ke rumah. Akibatnya, ia tidak mengikuti ujian dan dihukum guru. Beruntung Edo sangat menyayanginya dan rela berbohong demi Icha hingga akhirnya Icha diperbolehkan mengikuti ujian susulan.
Tentunya masalah tidak berhenti sampai di sini. Masih banyak lagi masalah yang Icha timbulkan. Membaca novel ini membuat kita melihat dampak- dampak yang terjadi akibat tidak dapat membatasi diri untuk memilih waktu yang tepat dalam menjelajahi dunia maya. Dan ketika nilai Icha mulai merosot hingga ia terancam tinggal kelas, dapatkah Icha memenuhi janjinya untuk berubah ?