Daftar Review

Minggu, 26 Oktober 2014

Fate - Orizuka




Judul               : Fate

Pengarang      : Orizuka

Penerbit         : Authorized Books

Tebal              : 297 halaman


Sinopsis :
Jang Min Ho dan Jang Min Hwan.

Dua putra keluarga Jang yang terpisah selama bertahun- tahun, sekarang harus bertemu kembali untuk mendengar wasiat ayah mereka yang telah meninggal dunia.

Min Ho, terlahir sebagai anak dan istri yang sah, hidup serba berkecukupan di Indonesia. Sementara itu, Min Hwan terlahir sebagai anak dari seorang pelacur, hidup susah di Korea.

Demi mendapat kekayaan keluarga Jang di Indonesia, dua putra keluarga Jang harus memenuhi segala permintaan ayah mereka di dalam surat wasiat, termasuk tinggal bersama di rumah Keluarga Jang. Rasa dendam, sakit hati dan masa lalu yang pedih membuat kedua kakak- beradik ini lebih mirip seperti orang asing.

Kehadiran Dena, anak gadis kepala pelayan yang juga adalah teman masa kecil mereka, berhasil membuat mereka kembali bersatu. Tapi di saat mereka akhirnya merasa sudah mampu melewati masa itu, ternyata nasib berkata lain.

Nasib.
Ketetapan Tuhan.
Sesuatu yang tidak dapat diubah dengan tangan manusia.
Benarkah demikian?

Bagaimana Min Ho dan Min Hwan menghadapi nasib mereka?
Sanggupkah mereka mengubahnya?
Review :

Jang Min Hwan terpaksa terbang ke Indonesia dan menghadiri pembacaan wasiatnya atas permintaan ibunya. Sebenarnya ia enggan. Ia sangat dendam kepada keluarga Jang, terutama ayahnya yang telah membuangnya dan kakaknya yang tidak pernah mencarinya.

Dena yang ditugaskan untuk menjemputnya terkejut saat bertemu dengan Min Hwan. Min Hwan yang berdiri di hadapannya bukan Min Hwan yang dulu. Ia sangat galak dan tidak berperasaan. Ia bahkan sangat jarang memanggil nama Dena. Kalau ada pun, ia memanggilnya Antenna, padahal nama panjang Dena adalah Adena. Min Hwan juga tidak ingat pada Dena, teman sepermainannya dulu bersama Min Ho. Dulu mereka bertiga sangat dekat. Hal ini membuat Dena sedih.

Tinggal seatap dengan keluarga yang dibencinya membuat Min Hwan tidak nyaman. Ia selalu saja bersikap kasar dan ketus terhadap orang- orang yang mencoba bersikap baik padanya. Namun dibalik sikapnya itu, Min Hwan, yang saat itu tidak tahu keadaan sebenarnya, adalah orang yang perhatian.

Setelah ia mengetahui bahwa semasa hidupnya ayahnya tidak pernah melupakannya, ia merasa bersalah. Dendamnya perlahan memudar. Sekarang ia sudah akrab dengan Min Ho, kakaknya. Min Ho tentu saja sangat senang, mengingat Min Hwan adalah satu- satunya keluarganya yang tersisa.

Dena juga ikut senang melihat perubahan Min Hwan. Sayangnya, Min Hwan senang sekali mengusilinya dan menggodanya. Tetapi saat sudah tahu bahwa Dena menyukai Min Ho, Min Hwan malah cemburu. Ia telah jatuh cinta pada Dena. Berulang kali Min Hwan menyatakan perasaannya pada Dena, Dena tidak menanggapinya secara serius karena setiap kali Min Hwan baik terhadapnya, lelaki itu ternyata hanya menjahilinya. Jadi, Dena tidak ambil peduli.

Hubungan keduanya sangat dekat. Ketika Dena patah hati karena mengetahui bahwa Min Ho telah memiliki kekasih yang bernama Nicole, Min Hwan lah yang menghiburnya. Dena yang polos itu tetap tidak menyadari perasaan tuan mudanya itu.

Suatu hari, Min Hwan yang tidak menemukan Dena iseng masuk ke ruang kerja ayahnya. Ia berniat untuk membanggakan ayahnya dengan belajar sungguh- sungguh. Tak disangka, saat mencari buku ekonomi di rak buku ayahnya, ia malah menemukan sebuah rahasia besar. Rahasia yang membuat dirinya hancur. Nasibnya benar- benar buruk.

Dengan perasaan yang hancur, Min Hwan kembali ke Korea. Ia tidak akan memaafkan ibunya. Bagaimana mungkin ia hanya akan berakhir seperti ini?

Min Ho juga tak kalah terkejut saat mengetahui kenyataan itu. Dena apalagi. Ia sangat sedih dan kesedihannya tidak hanya karena mengetahui beban Min Hwan. Dena baru menyadari setelah Min Hwan pergi, ia sangat merasa kehilangan. Ia juga sudah jatuh cinta pada Min Hwan.

Min Ho dan Dena lalu menyusul Min Hwan ke Korea untuk membujuknya. Keadaan Min Hwan sangat kacau. Mampukah Min Ho dan Dena meyakinkan Min Hwan untuk kembali? Apa lagi rahasia besar yang disembunyikan oleh mendiang Ayah mereka, Jang Dae Gwan, dan Ibu Min Hwan, Kim Yeon Hee? Bagaimana nasib menuntun jalan kehidupan mereka? Ikuti kisah mereka dalam Fate.
Y

Akhirnya bisa kesampean juga baca Fate. Novel karya Mbak Ori kesembilan yang saya baca. Seperti biasa, saya selalu menyukai karangan Mbak Ori. Novel ini juga.

Meski agak sinetron, kisahnya tetap seru untuk diikuti. Alurnya pas. Bagi yang sering menonton K-drama, membaca novel ini pasti akan terbiasa (novel ini banyak penulisan dalam bahasa Korea, tapi tenang saja, ada catatan kaki yang menjelaskan artinya). Bahasa Korea yang dipakai juga bahasa keseharian yang sering kita dengar saat menonton drama Korea.

Penggambaran karakternya juga jelas. Min Ho sosok kakak idaman (pake banget) dan juga Min Hwan yang penuh perhatian (meski awalnya gengsian), sosok kekasih potensial :p dan Dena yang lucu dan ceria (tapi tidak segokil Jingga di Infinitely Yours).


Secara keseluruhan, saya menyukai novel ini meski novel ini bukan novel favorit saya dari semua karangan Mbak Ori yang sudah saya baca. Untuk bacaan dengan tema keluarga yang tidak terlalu berat dan percintaan yang tidak lebay, novel ini saya rekomendasikan untuk teman- teman. Selamat membaca J

2 komentar: